4 Metode Pembelajaran Daring yang Efektif untuk Kembangkan Kemampuan Beradaptasi

Pada era kemajuan teknologi, metode pembelajaran daring yang efektif semakin banyak ditemukan. Sejak hadirnya pandemi Covid-19 yang menyerang berbagai negara, metode pembelajaran secara online terus dikembangkan.

Di sinilah teknologi berperan besar untuk mengupayakan pendidikan anak bangsa agar terus berjalan. Semakin banyak institusi pendidikan yang menggunakan metode online untuk mengatasi penyebaran virus lebih lanjut.

Pada awalnya, sistem ini mendapatkan banyak kritik karena dinilai kurang efektif. Namun, metode ini memiliki berbagai keunggulan dan dapat dimanfaatkan secara efektif jika diiringi dengan penanganan yang tepat.

Keunggulan Pembelajaran Secara Daring

Meski kerap mendapatkan kritik yang dilayangkan pihak siswa maupun orang tua, sistem belajar online juga memiliki sederet keunggulan. Ada berbagai kelebihan yang dimaksudkan untuk menunjang proses belajar dan mengajar sehingga terlaksana dengan maksimal di tengah keterbatasan, yakni:

1. Mengikuti Perkembangan Zaman

Tak dapat dipungkiri jika perkembangan teknologi sangat cepat dan membuat banyak hal beralih ke dunia online. Tidak hanya kebutuhan sehari-hari seperti belanja, bisnis, dan hiburan, namun juga ke ranah pendidikan. Metode pembelajaran daring yang efektif dinilai familiar dengan kehidupan siswa yang banyak terdampak oleh internet.

Berdasarkan data BPS, di tahun 2018 terdapat peningkatan yang pesat pada jumlah pengguna ponsel pintar hingga 62,41%. Begitu juga dengan kepemilikan komputer yang naik hingga 20,05%. Angka ini menunjukkan peningkatan terhadap kesadaran masyarakat mengenai teknologi.

Dengan akses tersebut, siswa diharapkan dapat beradaptasi dengan berbagai metode pembelajaran. Salah satunya adalah online, dimana siswa dapat terlatih dalam melakukan berbagai keperluan berbekal teknologi. Hal ini positif untuk menyiapkan siswa dalam menghadapi lebih banyak tantangan di dunia yang semakin maju nantinya.

2. Praktis

Kepraktisan adalah nilai lebih yang dimiliki oleh pembelajaran online. Pasalnya, siswa tidak perlu hadir ke sekolah. Dari rumah, tetap dapat mengikuti proses belajar sehingga mendapatkan manfaat dari segi biaya, waktu, hingga pengalaman.

Fleksibilitas waktu membuat guru serta siswa memiliki lebih banyak waktu untuk mengembangkan kemampuannya. Komunikasi online dimudahkan dengan aplikasi tambahan, membuat guru dapat melaksanakan Metode pembelajaran daring yang efektif untuk diterapkan kepada siswa.

Baca Juga  Apa yang dilakukan tukang cukur?

3. Mengembangkan Kreativitas

Lain halnya dengan ranah offline dimana ada tatap muka langsung, sumber daya untuk belajar terbatas dengan apa yang ada di kelas. Sementara itu dengan metode online banyak kesempatan untuk memvariasikan sumber daya untuk tetap melangsungkan proses pembelajaran.

Di sinilah kreativitas guru maupun siswa terdorong untuk lebih diasah lagi. Perlu ada proses berpikir mengenai strategi apa yang dapat dilakukan demi kelancaran proses belajar. Tidak jarang, kemunculan sumber daya yang baru hadir dari proses kreativitas ini. Contohnya ebook, forum diskusi jurnal, dan lain-lain.

Jenis-jenis Pembelajaran Online

Dari keragaman manfaat yang bisa didapatkan dari pembelajaran daring, baik guru maupun siswa dapat saling beradaptasi. Semua bertujuan sama, yakni melanggengkan proses belajar yang memenuhi kebutuhan masing-masing kelas.

Dengan bantuan metode pembelajaran daring yang efektif, keduanya dapat saling membantu dalam mencapai target. Untuk memahami lebih lanjut, berikut akan dibahas apa saja jenis dari pembelajaran online:

1. Pembelajaran Sinkron

Disebut juga synchronous learning, sistem ini paling banyak digunakan sejak dulu. Proses ini disebut sinkron sebab guru maupun siswa hadir dalam rangka melaksanakan aktivitas belajar mengajar pada waktu bersamaan. Hal ini juga berlaku untuk pembelajaran yang dilangsungkan secara daring.

Synchronous learning bisa diterapkan dengan bantuan aplikasi daring seperti Zoom, Google Classroom, Skype, dan sebagainya. Di sini guru akan dipertemukan dengan siswa di waktu sesuai kesepakatan bersama. Manfaat dari metode pembelajaran daring yang efektif jenis sinkron adalah:

  • Waktu cukup fleksibel untuk melangsungkan aktivitas pembelajaran.
  • Terdapat interaksi langsung antara guru dengan siswanya.
  • Bisa turut serta dalam proses belajar dengan jumlah peserta yang lebih banyak dari kelas reguler, contohnya webinar nasional.

2. Pembelajaran Asinkron

Tipe yang kedua adalah sistem asynchronous learning. Sistem ini tidak mewajibkan guru bersama siswa untuk melangsungkan pembelajaran di waktu sesuai kesepakatan. Pada praktiknya, guru bisa mengirimkan materi kepada siswa. Nantinya siswa akan mengolah dan mempelajarinya di waktu yang fleksibel.

Dengan begitu, siswa dapat mengatur waktunya di jam yang lebih efektif baginya untuk mempelajari materi. Berikut ini beberapa manfaat yang didapatkan melalui sistem asynchronous learning:

  • Guru mendapatkan waktu lebih banyak untuk menyiapkan materi.
  • Siswa lebih fleksibel dalam mencari waktu yang paling sesuai baginya untuk mempelajari serta mengulang materi.
  • Bisa diterapkan di berbagai tempat, bahkan meski zona waktunya berbeda sekalipun.
  • Tidak mengkhawatirkan koneksi internet, sebab tidak perlu hadir di waktu bersamaan.

3. Pembelajaran Campuran

Sistem yang ketiga ini dinamakan blended learning, yaitu gabungan dari model sinkron serta asinkron. Melalui sistem ini, guru bersama siswa dapat menerapkan metode yang lebih seimbang dan disesuaikan dengan kebutuhan di tiap-tiap kelas. Tidak terfokus pada satu jenis saja.

Kesepakatan untuk menggunakan sistem ini dapat dilakukan bersama, sehingga pengalaman belajar bisa lebih dalam dan efektif. Berikut ini beberapa keunggulan yang bisa didapatkan melalui sistem blended learning:

  • Memberikan siswa kesempatan lebih banyak untuk mengolah materi pembelajaran sesuai dengan pemahamannya.
  • Memberikan akses kepada guru untuk memberikan bantuan terhadap siswa yang kesulitan memahami materi.
  • Menyeimbangkan dua metode sehingga siswa terbiasa tangkas untuk melakukan penyesuaian tindakan.
Baca Juga  Apa yang dimaksud dengan teori strukturasi komunikasi?

Metode Pembelajaran Daring yang Efektif

Sebelumnya telah dibahas tentang kelebihan dan apa saja model dari pembelajaran daring. Untuk melaksanakan hal tersebut, tentu diperlukan metode yang tepat dan senantiasa berkembang. Berikut ini metode yang dianggap paling efektif sehingga siswa bisa mengikuti pelajaran virtual dengan nyaman dan mudah:

1. Berbasis Kompetensi

Ini adalah metode pembelajaran daring yang efektif dan diterapkan oleh pemerintah, begitu juga dengan pembelajaran yang bersifat daring. Dimana tujuan utamanya adalah meningkatkan kompetensi dari siswa. Ada empat sasaran utama yang ingin dicapai menggunakan metode berbasis kompetensi, yakni:

  • Berpikir dengan kritis. Siswa dibiasakan kritis dalam berpikir, sehingga terbiasa menghadapi dan menyelesaikan permasalahannya secara mandiri dan tepat sasaran.
  • Efektivitas sebuah metode juga terlihat dari pemahaman siswa akan kerjasama. Dengan keterbatasan, siswa tetap diarahkan untuk saling bekerjasama. Sehingga ilmu ini bisa diterapkan di masyarakat nantinya.
  • Berpikir kreatif. Kemampuan berpikir secara kreatif dapat membantu siswa dalam mengatasi berbagai tantangan dalam kehidupannya. Sehingga bisa menghadapi berbagai kemungkinan dengan bijak.
  • Bagian krusial dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan kemampuan komunikasi yang baik, siswa dapat menyampaikan pemikiran dan perasaannya dengan jelas. Selain itu juga terbantu untuk melangsungkan metode daring.

2. Model Hybrid

Metode pembelajaran daring yang efektif selanjutnya dinamakan dengan hybrid. Alternatif metode ini lahir dikarenakan berubahnya tatanan kehidupan akibat pandemi. Sektor pendidikan juga terdampak, sehingga perlu bergerak cepat dalam menghadirkan teknologi yang efektif.

Hybrid mengkombinasikan pembelajaran tatap muka dengan daring. Hal ini telah diimplementasikan pada berbagai daerah yang statusnya zona hijau.

Di tengah covid-19 yang mulai terkendali, model ini semakin banyak diterapkan. Kelebihannya adalah membiasakan siswa dengan berbagai situasi pembelajaran sehingga tidak jenuh dan terbiasa dengan perubahan.

3. Konsep Study Tour

Mendengar kata study tour, biasanya banyak siswa merasa bersemangat karena tandanya akan belajar di lingkungan yang berbeda. Begitu juga dengan pembelajaran yang bersifat daring, karena terdapat potensi siswa mengalami kebosanan. Untuk itu, perlu disajikan strategi berupa tur virtual.

Metode pembelajaran daring yang efektif ini disebut juga berjalan-jalan virtual, diharapkan mampu mengusir kebosanan. Dimana siswa akan diajak untuk fokus belajar namun mengadopsi konsep tur. Misalnya mengunjungi situs bersejarah seperti museum, masjid bersejarah, kekayaan alam, dan sebagainya.

Metode ini dapat dilaksanakan dengan bantuan Virtual Tour 360. Siswa berkesempatan mengenal lebih dekat seputar sejarah hingga merasakan nuansa geografis secara nyata. Sebab tidak hanya melihatnya melalui gambar-gambar.

4. Media Video

Metode pembelajaran daring yang efektif yang sangat populer adalah fasilitas video. Menggunakan tayangan video, guru dapat merekam dirinya saat menjelaskan materi. Teknik ini efektif sebab siswa bisa mengikuti penjelasan sesuai dengan namanya. Video dapat diulang, dihentikan, dan dilihat pada bagian yang diinginkan.

Baca Juga  Apa yang terjadi dalam jangka panjang jika perusahaan persaingan monopolistik menghasilkan keuntungan jangka pendek?

Guru juga dapat meminta siswanya mengerjakan soal sesuai dengan apa yang telah dicontohkannya dalam video tersebut. Jadi, video menghadirkan pembelajaran yang mudah serta atraktif. Biasanya diiringi juga dengan grup diskusi yang terdiri dari sejumlah siswa. Tujuannya membiasakan siswa untuk memecahkan permasalahan bersama-sama.

Persyaratan yang Diperlukan untuk Melaksanakan Pembelajaran Daring

Sebelumnya telah dijelaskan tentang berbagai metode pembelajaran daring yang efektif. Namun, ada beberapa hal yang perlu dipenuhi sehingga aktivitas belajar ini dapat terlaksana. Berikut beberapa di antaranya:

  • Kemampuan untuk mengelola waktu.
  • Memiliki perangkat untuk belajar online.
  • Ada ruangan yang dikhususkan untuk belajar agar tetap konsentrasi dan tidak terganggu.
  • Bergabung dengan kelompok pembelajaran (misalnya grup teman sekelas) untuk sarana berinteraksi, berbagi informasi, dan bertukar pengalaman.

Walaupun diharuskan belajar dari rumah, tidak berarti siswa bebas dalam menyelesaikan tugas atau mengikuti materi. Hal ini dapat berdampak pada kurangnya pemahaman dan nilai yang turun.

Selain mendampingi anak ketika belajar, orang tua juga dapat berperan menjadi guru  yang memberikan motivasi. Sebab, guru sedang tidak berada pada posisi yang langsung bertatap muka dengan anak.

Tips Belajar Online dengan Efektif dari Rumah

Tidak cukup dengan motivasi, siswa juga diharapkan dapat mengelola waktunya dengan baik. Agar bisa menjalankan metode pembelajaran daring yang efektif, perlu menerapkan beberapa tips. Salah satu yang disarankan adalah teknik yang disebut dengan kegiatan Pomodoro.

Pomodoro bertujuan untuk memberikan siswa waktu yang dibutuhkannya untuk memaksimalkan cara belajarnya. Ada waktu belajar dan beristirahat sehingga siswa tidak lelah dan berkesempatan menyegarkan kembali otak dan tubuhnya. Berikut ini tipsnya:

  • Membuat daftar tugas apa saja yang harus dikerjakan. Siswa berlatih untuk mengetahui mana yang menjadi prioritasnya. Contoh, tugas IPA yang memakan waktu lebih lama dikerjakan belakangan sehingga tidak terburu-buru.
  • Mengerjakan tugas untuk 25 menit, kemudian beristirahat 5 menit.
  • Memberi centang untuk pada tugas yang telah selesai dikerjakan.
  • Belajar kembali dengan formula yang sama, yaitu belajar 25 menit kemudian istirahat 5 menit. Formula inilah yang disebut dengan kegiatan Pomodoro.
  • Sesudah empat kali melakukan kegiatan Pomodoro, siswa diperbolehkan untuk beristirahat lebih panjang yaitu selama 30 menit.

Demikian informasi mengenai konsep pembelajaran secara daring/online. Metode pembelajaran daring yang efektif dapat menjembatani kebutuhan siswa untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat. Begitu juga dengan para pengajar yang dapat mengasah kreativitasnya agar tetap interaktif dalam mengajar via daring.

Penerapan metode daring tergantung dengan bagaimana keterbukaan institusi dan guru dalam mengeksekusi hal baru ini. Harapannya, metode yang diberikan dapat meraih hasil yang maksimal. Yaitu meningkatkan rasa ingin tahu serta ketertarikan siswa untuk belajar dan menerapkan ilmu yang dimilikinya untuk hal-hal bermanfaat.

 

 

Tinggalkan komentar