Pemeriksaan Paritas NMI/Kesalahan Parity Check

Pengguna Sistem Operasi Windows (OS) mungkin mengalami NMI Parity Check/Memory Parity Error selama proses penyalaan komputer. Kesalahan biasanya ditampilkan saat komputer hang atau berhenti merespons selama proses start-up Windows, dan mungkin disebabkan oleh sejumlah masalah konfigurasi perangkat keras atau perangkat keras.

Seperti apa NMI Parity Check/Memory Parity Error?

Sejumlah kode kesalahan dapat ditampilkan ketika kesalahan terjadi. Ini termasuk:

NMI: Pemeriksaan Paritas/Kesalahan Paritas Memori, NMI: Bus Timeout, NMI: Perangkat lunak yang dihasilkan NMI, NMI: Eisa IOCKERR board x, NMI: Pemeriksaan Saluran/IOCHK, atau NMI: Timer aman-gagal

Kode kesalahan biasanya dimulai dengan pesan “*** Hardware Malfunction” dan pesan tampilan yang menunjukkan bahwa komputer atau sistem telah “dihentikan” berikut.

Mengapa NMI Parity Check/Memory Parity Error Terjadi?

Kesalahan NMI Parity Check/Memory Parity biasanya terjadi jika komponen perangkat keras komputer rusak, malfungsi, atau jika driver yang tidak kompatibel diinstal di komputer.

Cara Memperbaiki NMI Parity Check/Memory Parity Error

Sebagian besar masalah perangkat keras yang memicu kesalahan ini melibatkan RAM komputer, motherboard, memori cache, atau adaptor perangkat keras pada komputer. Berikut ini adalah langkah pemecahan masalah yang dapat dilakukan untuk mengidentifikasi penyebab kesalahan:

Verifikasi Memori Komputer Anda

Langkah 1 – Lepaskan semua modul RAM baru yang telah diinstal di komputer.

Langkah 2 – Nyalakan kembali komputer untuk melihat apakah pesan kesalahan terus ditampilkan.

Langkah 3 – Jika error sudah hilang, maka ganti modul RAM yang sudah terpasang. Jika tetap ada, ulangi prosesnya tetapi hanya sisakan jumlah minimum RAM yang diperlukan untuk mem-boot komputer untuk menentukan apakah komputer memiliki RAM yang rusak.

Langkah 4 – Ganti modul RAM yang rusak jika itu adalah sumber masalahnya.

Baca Juga  Tutorial Microsoft Access

Alat diagnostik RAM Microsoft yang dapat ditemukan di: http://oca.microsoft.com/en/windiag.asp juga dapat digunakan untuk membantu mengidentifikasi modul komputer yang rusak.

Verifikasi Adaptor di Komputer

Langkah 1 – Hapus semua adaptor yang tidak diperlukan untuk menjalankan atau memulai komputer. Sebagian besar komputer Windows dapat dijalankan hanya dengan adaptor pengontrol subsistem video dan drive.

Langkah 2 – Nyalakan kembali komputer. Jika kesalahan tidak muncul, maka masalahnya adalah salah satu adaptor dilepas pada langkah 1.

Langkah 3 – Pasang kembali adaptor satu per satu hingga kesalahan ditampilkan lagi. Ini menentukan adaptor yang menjadi sumber kesalahan. Kunjungi situs web produsen adaptor dan unduh serta instal versi terbaru.

Langkah 4 – Pasang kembali semua kartu perangkat keras adaptor jika kesalahan tidak dihilangkan untuk memastikan bahwa ini bukan penyebab masalahnya.

Verifikasi BIOS Komputer

Langkah 1 – Pastikan bahwa revisi terbaru dari BIOS komputer dan konfigurasi firmware telah diinstal.

Langkah 2 – Buka BIOS dan ubah konfigurasi menjadi “load Fail-safe defaults” atau “BIOS defaults”, atur “Plug and Play OS” ke “No”, dan nonaktifkan opsi perlindungan anti-virus yang terletak di BIOS.

Langkah 3 – Nyalakan kembali komputer untuk melihat apakah kesalahan telah diperbaiki.

Periksa Pembaruan Driver

Jika OS Windows baru-baru ini ditingkatkan atau perangkat keras baru dipasang, maka driver perangkat yang ketinggalan zaman mungkin menjadi penyebab kesalahan.

Langkah 1 – Pastikan Pembaruan Windows dikonfigurasi untuk memperbarui komputer secara otomatis dari aplikasi “Pembaruan Windows” yang terdapat di “Panel Kontrol” komputer. Perbarui Sistem Operasi secara manual. Nyalakan kembali komputer setelah menyelesaikan pembaruan Windows manual.

Langkah 2 – Jika ada perangkat keras baru yang diinstal, hapus driver perangkat keras di menu “Tambah/Hapus Program” setelah memperbarui OS pada Langkah 1 dan nyalakan ulang komputer.

Baca Juga  Bagaimana Cara Kerja USB?

Langkah 3 – Periksa driver perangkat lain yang diinstal di komputer untuk pembaruan jika kesalahan masih ditampilkan dan pembaruan sesuai kebutuhan. Mulai ulang komputer setelah setiap pembaruan driver perangkat untuk menyelesaikan pemecahan masalah.