Hukum Perbandingan Volume (Hukum Gay Lussac)

Kimiawan Perancis, Joseph Louis Gay Lussac, mengamati volume-volume gas-gas yang terlibat dalam reaksi gas. Dari riset-risetnya, Gay Lussac sampai pada kesimpulan bahwa “Volume gas-gas yang bereaksi dan volume gas hasil reaksi pada reaksi kimia berupa gas akan berbanding sebagai bilangan bulat dan sederhana, jika dilakukan pada suhu dan tekanan yang tetap”. Rumusan ini dikenal dengan

Bunyi Hukum Gay-Lussac Beserta Contoh Soalnya

Hukum gas Guy-Lussac merupakan kasus khusus dari hukum gas ideal di mana volume gas tetap konstan. Ketika volume tetap konstan, tekanan yang diberikan oleh gas berbanding lurus dengan suhu mutlak gas. Bunyi Hukum Gay-Lussac “Pada suhu dan tekanan yang sama perbandingan volume gas-gas yang bereaksi dan gas-gas hasil reaksi merupaka perbandingan bilangan bulat yang sederhana”