Sebutkan 5 contoh bakteri autotrof

Bakteri autotrof dikelompokkan menjadi bakteri fotoautotrof dan bakteri kemoautotrof. Sebutkan 5 contoh bakteri autotrof? Di bawah ini adalah 5 contoh bakteri autotrof yakni: bakteri belerang ungu Thiocystis sp., Gallionella, Nitrosomonas, Nitrococcus, dan Nitrobacter. Bakteri merupakan uniseluler, pada umumnya tidak berklorofil, ada beberapa yang fotosintetik dan produksi aseksualnya secara pembelahan dan bakteri mempunyai ukuran sel kecil

Perbedaan Bakteri Gram Positif dan Gram Negatif

Pewarnaan Gram adalah teknik khusus yang digunakan untuk noda bakteri. Teknik ini dikembangkan oleh Christian Gram pada tahun 1884. Noda-noda yang digunakan dalam pewarnaan Gram disebut Gram stain. Senyawa kimia pewarnaan Gram adalah larutan basa lemah dari kristal violet atau ungu gentian. Atas dasar struktur dinding sel dan yang kemampuan noda wit pewarnaan Gram, bakteri

Apa fungsi nitrococcus, nitrosomonas dan nitrobacter

Fungsi nitrococcus, nitrosomonas dan nitrobacter adalah sebagai berikut: Nitrococcus dan Nitrosomonas (bakteri nitrat) berfungsi mengoksidasi amonia menjadi nitrit. 2NH3 + 3O2 → 2HNO2 + 2H2O + energi (158 kkal)   Nitrobacter (bakteri nitrat) berfungsi mengoksidasi nitrit menjadi nitrat dalam keadaan aerob. 2HNO2 + O2 → 2HNO3 + energi (43 kkal). Nitrobacter merupakan bakteri nitrifikasi karena

Reproduksi Bakteri

Bakteri memiliki berbagai bentuk sel. Yang paling umum bentuk sel bakteri adalah bulat,  berbentuk batang, dan spiral. Sel bakteri biasanya berisi struktur dinding sel, membran sel, sitoplasma, ribosom, plasmid, flagela, dan wilayah nucleiod. Reproduksi Bakteri Reproduksi bakteri dapat terjadi secara vegetatif dan generatif. Reproduksi secara vegetatif pada umumnya dengan pembelahan biner. Selain itu, ada juga

Klasifikasi Bakteri

Bakteri dibagi menjadi dua subkingdom yaitu Archaeobacteria dan Eubacteria. Archaeobacteria Archaeobacteria (Archaios = purba kala) merupakan jasad yang diperkirakan mempunyai nenek moyang berasal dari jasad pada masa dahulu kala. Archaeobacteria termasuk bakteri yang tipikal serta tidak mempunyai nukleus dan organela lain yang memiliki membran. Archaeobacteria tidak mempunyai peptidoglikan di dalam dinding selnya dan dapat hidup