Sebutkan pengertian gotong royong dan contohnya

Gotong royong adalah mengerjakan suatu pekerjaan atau kegiatan bersama menurut batas kemampuan masing-masing secara sukarela dan tanpa pamrih yang bertujuan demi kebaikan dan kesejahteraan bersama. Dengan bergotong royong, pekerjaan akan lebih mudah dan cepat diselesaikan. Contoh gotong royong di masyarakat Indonesia: a). Memperbaiki jalan lingkungan b). Membersihkan lingkungan dan saluran air c). Membangun jembatan umum d). melakukan kegiatan siskamling, dan sebagainya.

Atau dalam arti lain Gotong Royong dapat juga diartikan sebuah prinsip kerja sama, dimana sekelompok ornag didalamnya dapat saling membantu tanpa imbalan lansung yang diterimanya yang hasilnya untuk kepentingan bersama / kepentingan umum. Gotong royong ini sudah ada sejak zaman nenek moyang kita yang juga termasuk dalam budaya bangsa Indonesia yang dilaksanakan oleh seluruh warga masyarakat sesuai dengan kegiatan masing-masing dalam setiap desa atau daerah tertentu.

Manfaat dan Tujuan Gotong Royong. Gotong Royong memiliki tujuan dan juga manfaat, diantaranya:

  • Menumbuhkan sikap saling tolong menolong, saling membantu, sukarela dan juga kekeluargaan.
  • Membina hubungan sosial yang baik dengan masyarakat sekitar.
  • Menciptakan rasa kebersamaan dan kasih sayang.
  • Mempererat tali persaudaraan.
  • Meringankan pekerjaan dan mempercepat penyelesaian pekerjaan
  • Meningkatkan produktivitas kerja
  • Menciptakan rasa persatuan dan kesatuan dalam lingkungan masyarakat.
  • Dan lain sebagainya.

Di Indonesi, istilah gotong royong ialah partisipasi masyarakat Indonesia yang saling membantuk untuk melaksanakan kegiatan secara bersama-sama. Gotong royong sepenuhnya tentang kerja bakti, tetapi istilah gotong royong bisa diartikan saling tolong menolong antar masyarakat yang membutuhkan pertolongan di sekitar lingkungan. Budaya gotong royong sangatlah kental di kalangan masyarakat Indonesia, karena gotong royong dikerjakan sesuatu yang bersifat umum. Terdapat beberapa nilai budaya dalam gotong royong di Indonesia, antara lain sebagai berikut: Tolong Menolong, Sosialisasi, Kebersamaan, Kesatuan dan Persatuan, dan Kekeluargaan.

Menurut Koentjaraningrat budaya gotong royong yang dikenal oleh masyarakat Indonesia dapat dikategorikan ke dalam dua jenis, yakni gotong royong tolong menolong dan gotong royong kerja bakti. Budaya gotong royong tolong menolong terjadi pada aktivitas pertanian, kegiatan sekitar rumah tangga, kegiatan pesta, kegiatan perayaan, dan pada peristiwa bencana atau kematian. Sedangkan budaya gotong royong kerja bakti biasanya dilakukan untuk mengerjakan sesuatu hal yang sifatnya untuk kepentingan umum, entah yang terjadi atas inisiatif warga atau gotong royong yang dipaksakan.

Dalam perspektif sosiologi budaya, nilai gotong royong adalah semangat yang diwujudkan dalam bentuk perilaku atau tindakan individu yang dilakukan tanpa mengharap balasan untuk melakukan sesuatu secara bersama-sama demi kepentingan bersama atau individu tertentu. Gotong royong menjadikan kehidupan manusia Indonesia lebih berdaya dan sejahtera. Dengan gotong royong, berbagai permasalahan kehidupan bersama bisa terpecahkan secara mudah dan murah, demikian halnya dengan kegiatan pembangunan masyarakat

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *