Sebutkan pengertian dan contoh bahan korosif

Pengertian bahan korosif. Bahan korosif adalah bahan yang dapat merusak jaringan atau tubuh manusia. Untuk itu, apabila kita bekerja dengan memakai bahan kimia jenis ini, jangan sampai kontak dengan kulit atau mata kita.

Adapun contoh bahan korosif antara lain:

a. Bahan kimia yang tergolong asam kuat, seperti: asam klorida, asam sulfat

b. Bahan kimia yang tergolong basa kuat, seperti: natrium hidroksida

c. Belerang dioksida

d. Gas klor

Contoh bahan kimia yang korosif antara lain : Asam sulfat, Asam Klorida, Asam Astetat, Asam Sitrat, Amonium Hidroksida, Asam Nitrat, Kalium Hidroksida, Fenol, Natrium Hidroksida. Korosi merupakan istilah baku dari peristiwa perkataann yang biasa terjadi pada logam. Perkataan ini dapat timbul secara otomatis melalui mekanisme reaksi kimia apaila suatu logam terkena kontak secara langsung dan terus menerus dengan beberapa zat kimia. Zat kimia yang di maksud diantaranya adalah oksigen. Gas yang setiap hari kita hirup untuk bernapas ini memang terkenal ini memang terkenal dapat mengubah sebuah logam yang baik-baik saja menjadi berkarat.

Proses hilangnya besi

Bagian besi yang hilang umumnya adalah bagian besi yang mengalami kontak dengan air. Bagian ini disebut daerah anode, sebagaimana reaksi oksidasi besi terjadi:

Fe(s) \longrightarrow Fe^{2+}(aq) + 2e^-
.
E_{red}^{\circ} = -0,44 V

Ketika atom-atom Fe kehilangan elektron, terbentuklah cekungan di bagian hilangnya besi tersebut. Selanjutnya, elektron-elektron yang terlepas tersebut akan mengalir ke bagian dengan konsentrasi oksigen tinggi yang umumnya terletak di tepi tetesan air tempat terbentuknya cekungan. Bagian ini disebut daerah katode, di mana elektron yang terlepas dari atom besi mereduksi O2:

O_2 (g) + 2H_2O (l) + 4e^- \longrightarrow 4 OH^- (aq)
.
E_{red}^{\circ} = +0,40 V

Bahan kimia korosif merupakan bahan kimia yang karena reaksi kimia dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan tubuh. Zat korosif dapat bereaksi dengan jaringan seperti kulit, mata, saluran pernapasan. Kerusakan yang ditimbulkan oleh zat korosif misalnya luka, peradangan, iritasi , dan sinsitasi ( jaringan amat peka terhadap bahan kimia). Beberapa bahan kimia korosif dapat menguap dan beberapa lainnya bereaksi hebat dengan uap air.

Penyimpanan Bahan Kimia Korosif. Harus disimpan diruangan yang sejuk dan ada peredaran hawa yang cukup untuk mencegah terjadinya pengumpulan uap. Kemasan dari bahan ini harus tertutup(mencegah penguapan) dan terpasang label ( agar dapat diketahui bahwa itu korosif, sehingga orang menjadi hati – hati). Semua logam yang berada didekatnya harus dicat ( mencegah kerusakan pada logam karena sifatnya yang korosif ) , tempat harus terpisah dengan yang lain (dinding dan lantai tahan korosi) , bangunan memilki saluran pembuangan untuk tumpahan, memiliki ventilasi ruangan yang baik, memiliki saluaran air untuk pertolongan pertama yang terkena bahan ini.

Loading...

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *