Sebutkan pengertian adaptasi dan contohnya

Anda tahu apa itu adaptasi? Adaptasi ini adalah sebuah proses dari makhluk hidup terhadap lingkungannya. Adaptasi adalah cara penyesuaian diri makhluk hidup terhadap lingkungannya. Tujuannya agar makhluk itu dapat mempertahankan hidupnya baik untuk mendapatkan makanannya maupun untuk melindungi diri dari serangan musuhnya.

Contoh adaptasi makhluk hidup adalah : a. Ikan, reptilia, amfibi dapat menyesuaikan suhu tubuhnya dengan tempat hidupnya. b. Bunglon dapat mengubah warna kulitnya dengan tempatnya. c. Ulat dapat mengubah bentuk tempatnya saat menjadi kepompong. d. Kalajengking, lipan, dan beberapa jenis serangga memiliki sengat yang beracun.

Adaptasi terbagi atas tiga jenis yaitu: Adaptasi Morfologi adalah penyesuaian bentuk tubuh makhluk hidup atau alat-alat tubuh makhluk hidup terhadap lingkungan tempat tinggalnya. Contohnya : memperoleh air, udara dan nutrisi (makanan), mengatasi kondisi fisik lingkungan seperti temperatur, cahaya dan panas, mempertahankan hidup dari musuh alaminya, bereproduksi, dan merespon perubahan yang terjadi di sekitarnya. Organisme yang mampu beradaptasi akan bertahan hidup, sedangkan yang tidak mampu beradaptasi akan menghadapi kepunahan atau kelangkaan jenis. == Jenis adaptasi

Adptasi morfologi adalah adaptasi yang meliputi bentuk tubuh. Adaptasi Morfologi dapat dilihat dengan jelas. Contoh adaptasi Morfologi pada Manusia. Kulit manusia akan menghitam jika berada di tempat panas. Rambut-rambut halus yang berada di kulit manusia akan berdiri jika suhu udara rendah. Rambut manusia akan beruban jika sudah lansia. Contoh adaptasi Morfologi pada Hewan: Bebek mempunyai selaput pada kakinya karena dia mencari makan di tempat yang berair, Burung pelikan mempunyai paruh yang berkantung agar dia bisa membawa makanan untuk anaknyHarimau mempunyai taring agar mudah merobek mangsanya.

Adaptasi Fisiologi adalah adaptasi yang meliputi fungsi alat-alat tubuh. Adaptasi ini bisa berupa enzim yang dihasilkan suatu organisme. Contoh: dihasilkannya enzim selulase oleh hewan memamah biak. Adaptasi fisiologi ada yang bersifat reversibel atau dapat kembali kekondisi awal. Contohnya, jika seseorang yang biasa hidup di daerah pantai berpindah ke daerah pegunungan yang tinggi. Maka akan terjadi perubahan fisiologi, yaitu meningkatnya jumlah butir-butir sel darah merah (eritrosit). Namun, jika orang tersebut kembali ke dataran, maka secara perlahan jumlah eritrosit akan turun atau normal seperti semula.