Sebutkan ciri-ciri itik alabio

Ciri-ciri itik alabio adalah sebagai berikut:

a. Bentuk kepala itik kecil dan membesar ke bagian bawah.

b. Warna paruh dan kakinya kuning.

c. Bentuk badan segitiga dan membesar ke bawah.

d. Warna bulu betinanya kuning keabu-abuan dan cenderung blorok (brontok). Adapun warna bulu jantannya abu-abu kehitaman.

e. Mulai produktif bertelur setelah berumur 6 bulan.

f. Jika dipelihara secara intensif, mampu berproduksi mencapai 250 butir/ekor/tahun.

g. Bobot telurnya berkisar 65–70 gram/butir.

Pengamatan pertumbuhan itik alabio pada populasi terseleksi telah dilakukan pada generasi F1 dan F2. Populasi itik Alabio generasi-1 (F1) merupakan populasi yang diseleksi berdasarkanproduksi telur tertinggi selama 6 bulan dengan intensitas seleksi sekitar 30% sehingga diperoleh populasi terseleksi sebanyak 120 ekor yang disebut populasi G1. Induk-induk terseleksi tersebut (G1) kemudian dikawinkan dengan itik Alabio jantan untuk menghasilkan populasi generasi-2 (F2). Penelitian ini menggunakan dua generasi populasi itik Alabio yaitu F1 dan F2 untuk mengetahui secara deskriptif pengaruh induk-induk yang diseleksi (F1) terhadap pertumbuhan keturunannya (F2).

Itik Alabio disebut juga itik Banar, itik ini banyak dikembangkan di Kalimantan Selatan, khususnya di Kabupaten Hulu Sungai Utaran dinamakan itik Alabio karena itik yang berasal dari Amuntai – Kalimantan Selatan ini banyak dipasarkan di Kecamatan Alabio. Ciri itik ini adalah bentuk tubuhnya membuat garis segitiga dengan kepala yang kecil. Itik jenis ini merupakan hasil persilangan asli Kalimantan dan itik peking. Alabio merupakan nama salah satu kota di kabupaten Hulu Sungai, Kalimantan Selatan.

Sama seperti itik Khaki Campbell, itik Alabio juga merupakan hasil persilangan, yaitu antara itik Kalimantan dengan itik Peking. Alabio sendiri diambil dari nama salah satu daerah di Kalimantan Selatan. Dalam beternak itik ini, maka Anda akan mendapatkan 2 fungsi unggulan, yaitu itik Alabio sebagai petelur maupun pedaging. Itik jenis ini termasuk unggulan karena berat tubuhnya rata-rata 1,7 kg dengan jumlah telur per tahun rata-rata 230 butir.

Itik Alabio cukup cantik dengan motif bulu berbintik-bintik. Kakinya berwarna oranye cerah. Begitu juga dengan paruhnya yang berwarna kuning terang. Pada bagian kepala, tepatnya di atas mata, terdapat garis bulu warna putih menyerupai alis. Badannya cukup lebar dan tidak terlalu lurus, jadi posturnya kurang lebih sama dengan itik Khaki Campbell.

Itik Alabio bisa mulai bertelur pada usia 24 minggu. Telurnya sendiri seberat sekitar 60 gram. Itik Alabio paling banyak tersebar di Kabupaten Hulu Sungai.
Bebek alabio yang satu ini juga termasuk itik petelur unggul terbaik dengan ciri-ciri :
1. Warna Bulu:
– Jantan  : warna bulu coklat gelap, bulu suri sayap hijau kebiruan.
– Betina  : warna bulu coklat kuning keabuan, bintik putih diseluruh badan.
2. Warna Paruh dan kaki kuning terang.
3. Posisi badan tidak terlalu tegak dengan sudut kemiringan 60 derajat.
4. Ciri lain itik alabio jantan dan betina ada garis putih diatas mata seperti alis.

Itik Alabio adalah itik persilangan itik Kalimantan dengan Itik Peking. Nama itik alabio ini berasal dari sebuah nama daerah di Kabupaten Hulu Sungai Utara Kalimantan Selatan yaitu Albio. Nama itik Alabio sendiri diberi nama oleh ilmuan drh. Saleh Puspo. Itik Albio dapat memproduksi pertahun 230 Butir atau 65,5%. Pertama bertelur umur 24 Minggu dengan berat pertama bertelur 1.761 gram. Berat rata-rata telur 62 Gram. Bebek Alabio salah satu jenis bebek petelur yang banyak di budidaya, Anda boleh mencoba jenis unggas ini untuk di budidaya.