Perbedaan antara Kloning dan Keturunan (Offspring)

Berikut di bawah ini merupakan perbedaan antara kloning dan keturunan (Offspring):

A. Kloning
1. Produk reproduksi vegetaif
2. Monoparental (satu induk)
3. Dibentuk hanya oleh mitosis
4. Tidak ada rekombinasi gen
5. Replika tepat hasil orangtua

B. Keturunan (Offspring)
1. Produk reproduksi generatif
2. Biparental (dua induk)
3. Meiosis berlangsung sebelum pembentukan gamet diikuti oleh mitosis
4. Karena kemungkinan kombinasi segregasi dan kesempatan gen, keturunan menunjukkan variasi genetik
5. Berbeda dari orang tua

Pada kloning, sel somatik diambil dari seorang donor dan digunakan untuk membuat embrio. Sel somatik adalah segala sel dari suatu individu selain sel gamet. Individu baru ini akan lahir dari orang tua tunggal dan hanya membawa DNA orang tersebut. Dolly, mamalia pertama yang berhasil dikloning dari sel orang dewasa, terbentuk dengan mengambil sel dari kambing ibu kandungnya. Kloning belum pernah dilakukan untuk menciptakan satu manusia utuh. Biasanya hanya terbatas pada stem cell atau menciptakan organ untuk keperluan transplantasi.

Pada setiap bagian Klon tersebut mempunyai berbagai susunan dan juga jumlah gen yang sama serta memiliki kemungkinan yang besar fenotipnya pun sama. Klon umumnya di gunakan pada 2 Pengertian di antaranya adalah : Klon Sel ialah sekelompok sel yang identik dari berbagai sifat genetiknya, yang mana kesemuanya tersebut berasal dari satu sel. Klon Gen atau di sebut juga molekuler yang mana merupakan sekelompok salinan dari Gen yang memiliki sifat identiknya direplikasi yakni dari satu gen yang di masukan dalam sel inang . Konsep dari cloning ini berdasarkan dari prinsip bahwasanya di setiap makhluk hidup mempunyai kemampuan totipotensi, jadi pada setiap sel mempunyai kemampuan menjadi  suatu individu.

Berdasarkan penjelasan pengertian cloning di atas, ada beberapa jenis kloning yang dikenal, diantaranya :

1. Kloning DNA rekombinan
Kloning ini merupakan pemindahan sebagian rantai DNA yang diinginkan dari suatu organisme pada satu element replikasi genetik, contohnya penyisipan DNA dalam plasmid bakteri untuk mengklon satu gen.

2. Kloning Reproduktif
Merupakan teknologi yang digunakan untuk menghasilkan hewan yang sama, contohnya Dolly dengan suatu proses yang disebut SCNT (Somatic Cell Nuclear Transfer).

3. Kloning Terapeutik
Merupakan suatu kloning untuk memproduksi embrio manusia sebagai bahan penelitian. Tujuan utama dari proses ini bukan untuk menciptakan manusia baru, tetapi untuk mendapatkan sel batang yang dapat digunakan untuk mempelajari perkembangan manusia dan penyembuhan penyakit.