Mengapa ada logam paramagnetik

Logam yang ada di sekitar lingkungan kita dapat bersifat feromagnetik maupun paramagnetik. Mengapa ada logam paramagnetik? Logam paramagnetik terjadi karena orbital d terisi penuh oleh elektron. Logam paramagetik tidak terdapat pada golongan alkali dan alkali tanah karena kedua golongan ini memiliki konfigurasi sampai subkulit s dan p.

Dalam sistem periodik unsur, terdapat unsur logam utama dan unsur logam transisi. Unsur logam utama merupakan unsur logam alkali dan alkali tanah, sedangkan unsur logam transisi merupakan unsur logam golongan B.

Logam alkali ditemukan dalam bentuk padat. Kecuali Cs (cesium) yang berbentuk cair jika suhu lingkungan pada saat pengukuran melebihi 28oC. Meskipun mereka adalah logam paling kuat, tetapi secara fisik mereka lunak bahkan bisa diiris menggunakan pisau. Hal ini karena mereka hanya memiliki satu elektron valensi pada kulit terluarnya. Sedangkan jumlah kulitnya makin bertambah dari atas ke bawah dalam tabel unsur periodik. Sehingga ikatan antar logamnya lemah.

Unsur-unsur golongan IIA atau alkali tanah sebab unsur-unsur tersebut bersifat basa dan banyak ditemukan dalam mineral tanah. Logam alkali tanah umumnya reaktif, tetapi kurang reaktif jika dibandingkan dengan logam alkali. Logam alkali tanah terdiri dari 6 unsur yang terdapat di golongan IIA. Yang termasuk ke dalam golongan II A yaitu : Berilium (Be), Magnesium (Mg), Calcium (Ca), Stronsium (Sr), Barium (Ba), dan Radium (Ra). Di sebut logam karena memiliki sifat-sifat seperti logam. Disebut alkali karena mempunyai sifat alkalin atau basa jika direaksikan dengan air. Dan istilah tanah karena oksidasinya sukar larut dalam air, dan banyak ditemukan dalam bebatuan di kerak bumi.

Loading...

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *