Jelaskan wilayah persebaran negara berkembang di Asia

Wilayah persebaran negara berkembang di Asia meliputi: a. Wilayah Asia Tengah, diantaranya negara-negara pecahan Uni Soviet, yaitu Kazakstan, Uzbekistan, Turkmenistan, tajikistan, Kirgistan, dan Afghanistan b. Wilayah Asia Selatan, meliputi negara Bangladesh, India, pakistan, Nepal, Bhutan, dan Sri Lanka c. Wilayah Asia Tenggara, meliputi negara Indonesia, Singapura, Myanmar, Filipina, Thailand, Kamboja, Vietnam, Laos, Malaysia, Timor Leste, dan Brunei Darussalam. d. Wilayah Timur Tengah (Asia Barat), diantaranya negara Irak, Iran, Turki, Arab Saudi, Yaman, Oman, Lebanon, dan Syria.

Suatu negara dikatakan maju atau berkembang dapat dilihat dari hasil pembangunannya, berupa:

  • Pembangunan fisik pembangunan sarana fisik/berwujud materi. Contohnya, perumahan, perkantoran, sekolah, bandara, pasar, irigasi, jaringan jalan, pembangkit listrik, dan sebagainya.
  • Pembangunan nonfisik yaitu pembangunan mental atau psikologis/berwujud non-materi. Misalnya pendidikan, kesehatan, tingkat pendapatan, etos kerja, spiritualitas, rasa persatuan, gerakan Revolusi Mental oleh Presiden Joko Widodo, dan lainnya.

Dalam membangun suatu negara, dibutuhkan beberapa modal, yaitu: – kemerdekaan dan kedaulatan negara, – wilayah negara, – sumber daya alam, – sumber daya manusia, – modal rohaniah dan mental, – modal budaya, – potensi efektif bangsa, – kekuatan pertahanan-keamanan, – penguasaan teknologi, – ilmu pengetahuan.

Berdasarkan kata-kata tersebut, dapat dikatakan bahwa negara-negara berkembang adalah negara-negara terbelakang dan masih mengalami perkembangan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyatnya. Lebih jelas lagi bahwa negara-negara berkembang adalah negara-negara di mana tingkat kesejahteraan dan kualitas hidup orang-orang masih berada pada tingkat sedang dan belum pada tingkat tinggi.

Secara umum, masih ada bidang yang berbeda dalam pembangunan di negara berkembang. Di dunia, masih banyak negara yang termasuk dalam kategori pembangunan, dan Indonesia termasuk di dalamnya. Biasanya sulit di negara-negara berkembang untuk menyesuaikan populasi dengan kualitas.

Beberapa contoh negara berkembang adalah Thailand, Indonesia dan lainnya. Cina juga termasuk dalam kategori negara berkembang, tetapi dibandingkan dengan negara berkembang lainnya di dunia, Tiongkok memiliki kualitas yang lebih baik. Itulah sebabnya suatu hari kemungkinan Cina menjadi negara industri tidak dikesampingkan.

Negara berkembang adalah negara yang masih mengalami perkembangan di berbagai bidang. Oleh karena itu negara-negara berkembang memiliki karakteristik sebagai berikut:

  • Negara-negara berkembang masih memiliki masalah dengan populasi yang berbeda
  • Pertumbuhan populasi di negara berkembang umumnya relatif tinggi
  • Populasi di negara berkembang relatif tinggi
  • Distribusi populasi di negara-negara berkembang masih tidak merata, sebagai akibat dari migrasi. Di negara berkembang, banyak orang biasanya berkumpul di ibukota negara bagian atau ibukota provinsi
  • Di negara berkembang, rasio ketergantungan relatif tinggi
  • Orang-orang di negara berkembang masih berkualitas rendah
  • Karena kualitas populasi yang buruk di negara-negara berkembang, kemiskinan dan pengangguran relatif tinggi dan mengarah pada tingkat kejahatan yang tinggi
  • Pendapatan per kapita dari negara-negara berkembang termasuk dalam kategori rendah
  • Masyarakat di negara berkembang produktif, tetapi produktivitasnya masih ada dalam bentuk barang primer.
  • Sumber daya alam di negara berkembang tidak dapat digunakan secara optimal
  • Negara berkembang masih tergantung pada negara maju
  • Institusi publik di negara ini masih terbatas
  • Masyarakat secara hukum relatif sedikit peka
  • Kesetaraan jender dan penghormatan terhadap hak asasi manusia masih relatif rendah
  • Tingkat pendidikan rendah
  • Penghasilan per kapita masih rendah
  • Kesehatan yang buruk