Jelaskan pengaruh positif KAA bagi negara Asia-Afrika

Pengaruh positif pasca KAA bagi negara-negara Asia dan Afrika adalah:

a. Negara-negara Asia-Afrika yang terjajah banyak yang merdeka

b. Persatuan dan kesatuan negara-negara Asia-Afrika semakin erat

c. Menjembatani perselisihan antara negara-negara Asia-Afrika

d. Negara-negara Asia-Afrika sebagai penyeimbang antara Blok Barat dan Timur

Konfrensi Asia Afrika ini dilaksanakan di Kota Bandung pada bulan April 1955 dengan negara peserta Bangsa Asia dan Afrika. Selain membawa pengaruh bagi solidaritas dan perjuangan kemerdekaan bangsa di Asia dan Afrika, Konferensi Asia Afrika juga menimbulkan dampak yang penting dalam perkembangan dunia pada umumnya. Pengaruh atau dampak itu, antara lain sebagai berikut.

  • Konferensi Asia Afrika mampu menjadi penengah dua blok yang saling berseteru sehingga dapat mengurangi ketegangan/détente akibat Perang Dingin dan mencegah terjadinya perang terbuka.
  • Gagasan Konferensi Asia Afrika berkembang lebih luas lagi dan diwujudkan dalam Gerakan Non Blok.
  • Politik bebas aktif yang dijalankan Indonesia, India, Burma (Myanmar), dan Sri Lanka tampak mulai diikuti oleh negara-negara yang tidak bersedia masuk Blok Timur ataupun Blok Barat.
  • Belanda cemas dalam menghadapi kelompok Asia Afrika di PBB sebab dalam Sidang Umum PBB, kelompok tersebut mendukung tuntutan Indonesia atas kembalinya Irian Barat ke pangkuan RI.
  • Australia dan Amerika Serikat mulai berusaha menghapuskan diskriminasi ras di negaranya.

Sebanyak 29 negara yang mewakili lebih dari setengah total penduduk dunia pada saat itu mengirimkan wakilnya. Konferensi ini merefleksikan apa yang mereka pandang sebagai ketidakinginan kekuatan-kekuatan Barat untuk mengkonsultasikan dengan mereka tentang keputusan-keputusan yang memengaruhi Asia pada masa Perang Dingin; kekhawatiran mereka mengenai ketegangan antara Republik Rakyat Tiongkok dan Amerika Serikat; keinginan mereka untuk membentangkan fondasi bagi hubungan yang damai antara Tiongkok dengan mereka dan pihak Barat; penentangan mereka terhadap kolonialisme, khususnya pengaruh Perancis di Afrika Utara dan kekuasaan kolonial perancis di Aljazair; dan keinginan Indonesia untuk mempromosikan hak mereka dalam pertentangan dengan Belanda mengenai Irian Barat. Sepuluh poin hasil pertemuan ini kemudian tertuang dalam apa yang disebut Dasasila Bandung, yang berisi tentang “pernyataan mengenai dukungan bagi kerusuhan dan kerjasama dunia”. Dasasila Bandung ini memasukkan prinsip-prinsip dalam Piagam PBB dan prinsip-prinsip Nehru.

Pelaksanaan Konferensi Asia Afrika

Perdana Menteri Ceylon (Kini Srilanka) Sir John Kotelawala mengundang perdana menteri Indonesia (Ali Sastroamidjojo), Birma (U Nu), India (Jawaharlal Nehru), dan Pakistan (Mohammed Ali) yang bertujuan mengadakan suatu pertemuan informal di Srilanka. Undangan tersebut disambut baik oleh semua pimpinan Negara tersebut. Mengetahui adanya kesempatan tersebut maka Presiden Soekarno memberikan mandat kepada Perdana Menteri Indonesia, Ali Sastroamidjojo, untuk menyampaikan gagasan untuk diselenggarakan Konferensi Asia Afrika. Hal ini merupakan cita-cita bersama hampir 30 tahun untuk membangun solidaritas Asia Afrika dalam pergerakan nasional melawan penjajahan.

Pemerintah Indonesia mengadakan pertemuan yang dihadiri oleh para Kepala Perwakilan Indonesia di Asia, Afrika, dan Pasifik sebagai persiapa yang bertempat di Wisma Tugu Puncak, Jawa Barat tanggal 9 Maret hingga 2 Maret 1954. Pertemuan tersebut untuk membahas rumusan yang akan dipersiapkan oleh Perdana Menteri Ali Sastroamidjojo sebagai dasar usulan Indonesia untuk gagasan kerja sama regional di tingkat Asia Afrika.

Konferensi Kolombo di Srilanka berlangsung untuk membicarakan masalah-masalah yang menjadi kepentingan bersama pada 28 April – 2 Mei 1954. Perdana Menteri Indonesia Ali Sastroamidjojo mengusulkan bahwa Negara-negara Asia-Afrika perlu melakukan pertemuan dengan skala yang lebih luas untuk membahas masalah-masalah Asia-Afrika yang krusial.

 

Loading...

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *