7 Kegunaan Boron dan Senyawanya

Nama unsur Boron berasal dari kata Arab Buraq dan kata Persia Burah, yang kedua kata untuk material “boraks.” Boron mempunyai: Nomor atom: 5 Berat atom: 10,811 Titik lebur: 2348 K (2075 ° C atau 3767 ° F) Titik didih: 4273 K (4000 ° C atau 7232 ° F) Kepadatan: 2.37 gram/cm3 Fasa pada Suhu Kamar: … Baca Selengkapnya

Pengertian Haloalkana beserta Contohnya

Halogen alkana juga dikenal sebagai haloalkana atau alkil halida, adalah kelompok senyawa kimia yang terdiri dari alkana dengan satu atau lebih hidrogen diganti dengan atom halogen (fluorin, klorin, bromin, atau iodin). Artikel ini menjelaskan yang sebenarnya dan membahas sifat fisik mereka. Ini juga membutuhkan pandangan awal pada reaktivitas kimianya. Pembuatan haloalkana dapat menggunakan dua jenis … Baca Selengkapnya

Kegunaan Unsur Dubnium dan Sejarah Dubnium

Nama unsur dubnium dinamakan untuk Joint Institute untuk Penelitian Nuklir di Dubna, Rusia. Unsur dubnium mempunyai: Nomor atom: 105 Berat atom: 268 Fasa pada Suhu Kamar: Padat Klasifikasi unsur: Logam Nomor periode: 7 Nomor golongan: VB     Sejarah dan Kegunaan Para ilmuwan yang bekerja di Institut Bersama untuk Penelitian Nuklir di Dubna, Rusia, pertama … Baca Selengkapnya

Apa itu kalorimetri dan kalorimeter?

Kalorimetri adalah proses pengukuran jumlah panas yang dilepaskan atau diserap selama reaksi kimia. Kalorimeter adalah alat yang digunakan untuk mengukur jumlah panas yang terlibat dalam proses kimia atau fisik. Kalorimetri bom Volume Konstan digunakan untuk mengukur panas reaksi sambil mempertahankan volume konstan dan menahan tekanan dalam jumlah besar. Kalorimetri pemindaian diferensial adalah jenis kalorimetri spesifik, … Baca Selengkapnya

Kegunaan Unsur Fosfor dan Alotrop Fosfor

Nama unsur fosfor (P) berasal dari kata Yunani untuk bantalan ringan, Phosphoros. Unsur Fosfor mempunyai: Nomor atom: 15 Berat atom: 30.973762 ≈ 31 Titik lebur: 317,30 K (44,15 ° C atau 111,47 ° F) Titik didih: 553,65 K (280,5 ° C atau 536,9 ° F) Kepadatan: 1.82 gram/cm3 Fasa pada Suhu Kamar: Padat Klasifikasi unsur: … Baca Selengkapnya

Kegunaan Unsur Talium dan Sejarah Talium

Nama unsur ini berasal dari kata Yunani untuk menembak hijau atau ranting, thallos. Unsur talium mempunyai: Nomor atom: 81 Berat atom: 204.3833 Titik lebur: 577 K (304 ° C atau 579 ° F) Titik didih: 1746 K (1473 ° C atau 2683 ° F) Kepadatan: 11,8 gram/cm3 Fasa pada Suhu Kamar: Padat Klasifikasi unsur: Logam … Baca Selengkapnya

Apa yang dimaksud dengan ilmu kimia

Ilmu Kimia adalah ilmu yang mempelajari materi dan perubahannya, serta energi yang menyertai perubahan materi tersebut. Ilmu kimia dan fisika merupakan spesialisasi ilmu fisik. Kimia cenderung berfokus pada sifat-sifat zat dan interaksi antara berbagai jenis materi, terutama reaksi yang melibatkan elektron. Fisika cenderung lebih fokus pada bagian nuklir atom, serta ranah subatomik. Sungguh, Kimia dan … Baca Selengkapnya

Mengapa Unsur Karbon Penting untuk Kehidupan

Karbon adalah unsur yang paling berlimpah keempat di alam semesta dan merupakan bahan pembangun kehidupan di bumi. Di bumi, karbon bersirkulasi melalui tanah, laut, dan suasana, menciptakan apa yang dikenal sebagai Siklus Karbon. Siklus karbon global dapat dibagi lagi menjadi dua siklus terpisah: siklus karbon geologi berlangsung selama jutaan tahun, sedangkan siklus karbon biologis atau … Baca Selengkapnya

Klorofluorokarbon adalah senyawa

Klorofluorokarbon adalah senyawa karbon, klorin, fluor dan kadang-kadang hidrogen. Klorofluorokarbon atau CFC adalah gas yang digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk pelarut, pendingin, dan semprotan aerosol. Mereka adalah bahan kimia organik yang terdiri dari karbon, kadang-kadang hidrogen, klorin, dan fluor. Karena toksisitas, reaktivitas, dan sifat mudah terbakarnya yang rendah, klorofluorokarbon digunakan dalam sejumlah aplikasi. Setiap kombinasi … Baca Selengkapnya

Kegunaan Logam Skandium dan Sejarah Skandium

Nama unsur Skandium diinamakan untuk Skandinavia. Skandium ditemukan oleh Lars Fredrik Nilson, seorang ahli kimia Swedia, pada tahun 1879 ketika mencoba untuk menghasilkan sampel Itterbia murni dari 10 kilogram dari euksenit mineral ((Y, Ca, Er, La, Ce, U, Th) (Nb, Ta , Ti) 2O6). Skandium dapat diperoleh dari mineral thortveitite ((Sc, Y) 2Si2O7), bazzite (Be3 … Baca Selengkapnya