Bagaimana Cara Kerja Enzim Hormon Pankreas

 Cara Kerja Enzim Hormon Pankreas. Sistem saraf tubuh dan hormon pankreas berperan dalam mengendalikan enzim pencernaan yang dibuat oleh pankreas. Apabila tubuh merasakan makanan di perut, maka sinyal listrik yang dikirim ke pankreas melalui saraf. Sinyal-sinyal ini dapat merangsang pada pankreas untuk menempatkan lebih banyak enzim ke dalam air pankreas. Jumlah enzim yang mereka hasilkan akan meningkat dengan adanya respon dari sel-sel asinar. Enzim akan meninggalkan sel dan masuk ke saluran kecil. Saluran kecil ini akan bergabung bersama-sama dalam membentuk saluran pankreas utama. Saluran pankreas menguras enzim yang dihasilkan ke dalam duodenum.

Enzim yang dibuat dalam bentuk tidak aktif sehingga mereka tidak mencerna pankreas yang itu sendiri. Setelah mereka masuk ke usus enzim diaktifkan dan dapat mulai memecah makanan turun. Hormon-hormon utama yang dibuat oleh pankreas yang adalah insulin dan glukagon. Hormon-hormon ini membantu untuk mengatur jumlah gula yang ditemukan dalam darah dan sel-sel tubuh. Sel-sel tubuh membutuhkan energi untuk berfungsi. Bentuk yang paling tersedia energi adalah glukosa, sejenis gula. Insulin membantu untuk mengambil glukosa dari darah ke dalam sel sendiri. Hal ini memungkinkan sel untuk berfungsi dengan baik. Glukagon merangsang sel-sel dalam hati untuk melepaskan glukosa ke dalam darah ketika tingkat rendah.

Pankreas hati memantau tingkat glukosa dalam darah. Ketika kadar glukosa yang tinggi dalam darah, sel-sel dalam pankreas membuat insulin. Insulin akan dilepaskan ke dalam aliran darah dimana hal itu menyebabkan glukosa untuk pindah ke sel. Hal ini mengurangi jumlah glukosa dalam aliran darah, menurunkan kadar gula darah. Kadar gula darah rendah merangsang pankreas untuk membuat glukagon. Glukagon bekerja pada sel-sel di hati, menyebabkan pelepasan glukosa. Jika kadar gula dalam darah meningkat di atas normal, pankreas berhenti melepaskan glukagon. Insulin kemudian dapat dilepaskan untuk menyeimbangkan sistem lagi.

Sistem ini membantu untuk menjaga tingkat glukosa dalam darah pada tingkat yang stabil. Ketika makan, kadar gula dalam darah meningkat dan insulin membantu untuk membawa mereka ke bawah. Antara waktu makan, ketika kadar gula jatuh, glukagon membantu untuk menjaga mereka. Tidak memperhatikan kesehatan pankreas tentu akan mengakibatkan munculnya berbagai gangguan, seperti berikut ini:

Fibrosis Kistik

Merupakan penyakit yang terjadi pada pankreas yang muncul karena masalah genetis. Ini mengakibatkan terjadinya kelainan serius pada paru-paru dan pankreas. Pada akhirnya, kelainan ini bisa menyebabkan masalah kesehatan pada pencernaan dan memicu terjadinya diabetes. Jika tidak segera mendapatkan penanganan, fibrosis kistik bisa menimbulkan kematian.

Insulinoma

Insulinoma juga disebut sebagai tumor pankreas. Penyakit ini terjadi karena kemampuan tumor dalam memproduksi hormon insulin. Hasil penelitian menyebutkan bahwa sebanyak 10 persen penyakit ini termasuk dalam kategori ganas atau mematikan. Namun, hingga kini belum diketahui apa penyebab munculnya penyakit insulinoma. Penyakit ini disinyalir memiliki gejala yang hampir sama dengan hipoglikemia, seperti linglung, sakit kepala, gangguan penglihatan, dan terjadinya kelemahan otot.

Pankreatitis

Sering disebut dengan inflamasi pankreas, pengidap pankreatitis akan mengalami rasa nyeri pada bagian pankreas. Ini disebabkan karena aktifnya enzim pankreas secara prematur yang mengakibatkan pankreas menjadi autodigestif. Gejala yang sering dialami penderita pankreatitis adalah rasa nyeri pada perut bagian abdomen hingga punggung, perut yang terlihat kaku dan datar, mual, muntah, dan menurunnya tekanan darah.

Diabetes Tipe 1 dan 2

Penyakit yang terjadi pada pankreas selanjutnya adalah diabetes, baik tipe 1 maupun tipe 2. Pada diabetes tipe 2, gula darah pada pengidap akan mengalami kenaikan sebagai akibat dari insulin yang tidak mampu bekerja dengan baik. Akibatnya, pankreas tidak mampu mengeluarkan insulin sesuai dengan kebutuhan tubuh. Sementara, itu, pada diabetes tipe 1, pengidap akan selalu membutuhkan suntik insulin karena pankreas yang dirusak oleh sistem kekebalan tubuh.

Kanker Pankreas

Kanker pankreas menjadi salah satu penyakit silent killer. Kondisi ini disebabkan karena gejala awalnya yang tidak terlihat dan teridentifikasi dengan baik. Seperti halnya tumor pada umumnya, kanker pankreas disebabkan karena munculnya berbagai macam sel asing yang berisiko tinggi untuk berubah menjadi tumor. Bukan tidak mungkin, karena sel yang terdapat pada saluran pankreas memang paling sering menjadi tempat berkembangbiaknya sel tumor.

Pankreas Pseudokista

Penyakit yang terjadi pada pankreas terakhir adalah pankreas pseudokista yang terjadi setelah pengidap terserang penyakit pankreatitis. Penyakit ini ditandai dengan terisinya rongga dengan cairan pseudokista. Operasi bedah drainase bisa menjadi langkah penanganan yang tepat, meski pada beberapa pengidap penyakit ini bisa sembuh dengan sendirinya.