Apa yang dimaksud seleksi alam

Setiap makhluk hidup berkembang biak untuki mempertahankan jenisnya. Semakin besar jumlah populasi suatu jenis makhluk hidup mangakibatkan jumlah makanan dan tempat tinggal menjadi terbatas. Oleh karenanya , terjadi persaingan di antara makhluk hidup. Makhluk hidup yang kuat akan menang dan tetap bertahan, sedangkan yang lemah akan punah atau mati. Seleksi alam adalah kemampuan alam untuk menyaring organisme yang hidup di dalamnya, sehingga hanya organisme yang mampu menyesuaikan diri terhadap lingkungannya yang dapat bertahan.

Contoh seleksi alam misalnya yang terjadi pada ngengat biston betularia. Ngengat biston betularia putih sebelum terjadinya revolusi industri jumlahnya lebih banyak daripada ngengat biston betularia hitam. Namun setelah terjadinya revolusi industri, jumlah ngengat biston betularia putih lebih sedikit daripada ngengat biston betularia hitam. Ini terjadi karena ketidakmampuan ngengat biston betularia putih untuk beradaptasi dengan lingkungan yang baru.

Faktor-faktor seleksi alam

1. Punahnya Spesies Tertentu

Karena adanya seleksi alam maka individu yang tidak mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan akan mati dan akhirnya punah.

Berikut beberapa contoh organisme yang hampir punah atau punah karena terseleksi oleh alam, yaitu;

a. Burung puyuh liar semakin punah

Hal ini disebabkan lingkungan hidup burung puyuh di daerah bebatuan dan bidang tanah yang
bergumpal-gumpal semakin langka.

Pada lingkungan seperti itulah burung puyuh liar akan lebih sesuai, sehingga sulit ditangkap pemangsanya. Karena lingkungan yang demikian sudah kian langka maka jumlah burung puyuh pun menjadi langka juga.

b. Punahnya Dinosaurus kurang lebih 65 juta tahun yang lalu secara bersamaan

Menurut pendapat para ahli, kepunahan Dinosaurus disebabkan karena jatuhnya meteorit raksasa ke bumi, yang menghamburkan awan debu sehingga menghalangi masuknya sinar matahari. Tanpa adanya sinar matahari maka tumbuhan akan mati, demikian pula Dinosaurus pemakan tumbuhan yang kemudian diikuti Dinosaurus pemakan daging.

2. Terbentuknya Spesies Baru

Setiap spesies selalu berusaha beradaptasi dengan lingkungan hidupnya. Adaptasi ini berlangsung sedikit demi sedikit menuju ke arah yang semakin sesuai dengan lingkungan hidupnya dan perubahan yang sedikit demi sedikit ini berlangsung dalam waktu yang sangat lama dan diturunkan dari generasi ke generasi, sehingga tidak mustahil kalau akhirnya dijumpai spesies yang menyimpang dari spesies nenek moyangnya.

 

Loading...

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *