Contoh larutan elektrolit kuat dan lemah

Berdasarkan daya hantar listriknya, larutan digolongkan menjadi dua jenis larutan, yakni larutan elektrolit dan larutan nonelektrolit. Larutan nonelektrolit tidak dapat menghantarkan listrik sedangkan larutanĀ  elektrolit dapat mengantarkan listrik. Larutan elektrolit dibagi menjadi elektrolit kuat dan lemah . Contoh larutan elektroit kuat adalah HCl, H2SO4, HBr, HI, HNO3, HClO4, NaOH, KOH, LiOH, Ca(OH)2, Ba(OH)2, Mg(OH)2, NaCl,

Sebutkan 5 contoh larutan nonelektrolit

Larutan berdasarkan daya hantar listriknya dibagi dalam 2 kelompok, yakni larutan elektrolit dan nonelektrolit. 5 contoh larutan nonelektrolit adalah Larutan Gula (C12H22O11), Etanol (C2H5OH), Urea (CO(NH2)2), Glukosa (C6H12O6), dan amilum. Larutan nonelektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik dengan memberikan gejala berupa tidak ada gelembung dalam larutan atau lampu tidak menyala pada alat

Mengapa ada logam paramagnetik

Logam yang ada di sekitar lingkungan kita dapat bersifat feromagnetik maupun paramagnetik. Mengapa ada logam paramagnetik? Logam paramagnetik terjadi karena orbital d terisi penuh oleh elektron. Logam paramagetik tidak terdapat pada golongan alkali dan alkali tanah karena kedua golongan ini memiliki konfigurasi sampai subkulit s dan p. Dalam sistem periodik unsur, terdapat unsur logam utama

Keadaan cuaca di suatu tempat dipengaruhi oleh

Keadaan cuaca di suatu tempat dipengaruhi oleh temperatur udara (suhu udara), tekanan udara, angin, kelembaban udara, dan curah hujan. Faktor-faktor ini saling berkaitan satu sama lain. Bila salah satu unsur berubah, maka cuaca akan berubah. Faktor-faktor tersebut akan menentukan keadaan cuaca di suatu daerah, misalnya berawan, cerah, panas, dingin, hujan, atau berangin. Cuaca cerah adalah