Pengertian Tekanan Osmotik dan Contohnya

Tekanan osmotik adalah tekanan yang diperlukan untuk mempertahankan partikel zat pelarut agar tidak berpindah ke larutan konsentrasi tinggi. Proses osmosis terjadi apabila kedua larutan yang dipisahkan oleh membran semipermeabel memiliki tekanan osmotik yang berbeda. Untuk larutan yang terdiri atas zat nonelektrolit, maka tekanan osmotik berbanding lurus dengan konsentrasi (kemolaran) zat terlarut, yang dirumuskan sebagai berikut:
π = M . R . T
Keterangan:
π = tekanan osmotik (atm)
M = konsentrasi larutan (mol/L)
R = tetapan gas ideal (0,082 L atm mol/ K)
T = suhu (K)

 

Osmosis

Osmosis

 

Osmosis memiliki manfaat yang sangat besar dalam kehidupan, Bagi tumbuhan, proses osmosis diperlukan dalam penyerapan air dan mineral dari dalam tanah. Bagi hewan dan manusia, proses osmosis diperlukan untuk distribusi zat makanan ke seluruh sel. Osmosis terjadi pada larutan yang berbeda konsentrasinya dan kedua larutan tersebut dipisahkan oleh membran semipermeabel. Membran semipermeabel hanya dapat dilewati oleh partikel dari zat pelarut. Larutan dengan konsentrasi rendah (larutan encer) memiliki partikel zat pelarut yang lebih banyak daripada larutan dengan konsentrasi tinggi (larutan pekat). Pada peristiwa osmosis partikel zat pelarut dari kedua larutan dapat bergerak melewati membran semipermeable, akan tetapi kecepatan gerak partikel zat pelarut yang ada dalam larutan konsentrasi rendah lebih besar daripada kecepatan gerak partikel dalam konsentrasi tinggi.

Contoh soal
Tentukan tekanan osmotik larutan glukosa 0,03 M pada suhu 29°C! Penyelesaian:
π = MxRxT
0,03M x 0,082 Latm mol/K x (29+273) K
=. 0,74atm
Jadi, tekanan osmotik larutan glukosa tersebut adalah 0,74 atm.

Kerjakan tugas berikut untuk mengembangkan wawasan kontekstual, kecakapan personal, dan akademik kalian!
1. Tentukan tekanan osmotik larutan berikut pada suhu 25°C!
a. larutan sukrosa 0,025 M
b. larutan gliserin 0,03 M
2. Konsentrasi gula pada saat keseimbangan pada suhu 27°C adalah 0,01M. Tentukan tekanan osmotic larutan tersebut pada suhu 27°C!
3. Jika 15 gram pupuk urea, CO(NH2)2, dilarutkan ke dalam air hingga 250 mL. Tentukan tekanan osmotik larutan tersebut pada suhu 27° Cl
4. Seorang pasien akan mendapatkan larutan glukosa melalui infus. Apabila diketahui tekanan darah pada suhu 15°C adalah 7,7 atm dan larutan glukosa yang diinjeksikan harus isotonik dengan darah. Tentukan konsentrasi larutan glukosa dalam infus!

Artikel menarik lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *