Tata Nama Senyawa biner kovalen (non logam)

Senyawa biner kovalen (non logam) terdiri dari unsur non logam-non logam, diberi akhiran –ida. Unsur non logam : C, H, O, N, S, P, F, Cl, Br, dan I.

Nama unsur non logam ke-1 + nama unsur non logam ke-2 berakhiran ida

Jika pasangan unsur hanya membentuk satu senyawa, maka index tidak disebutkan.

Contoh :

RUMUS KIMIA NAMA SENYAWA
HCl Hidrogen klorida
H2S Hidrogen sulfida
HF Hidrogen fluorida

 

Jika pasangan unsur membentuk 2 senyawa atau lebih, maka index disebutkan dalam bahawa Yunani. indeks 1 hanya disebutkan untuk unsur kedua, sedangkan indeks 1 pada unsur pertama tidak disebutkan. Contoh: Pada CO, unsur pertama adalah C, dan unsur kedua adalah O.

Awalan dalam bahasa Yunani :

1 : mono

2: di

3 : tri

4 : tetra

5 : penta

6 : heksa

7 : hepta

8 : okta

9 : nona

10 : deka

 

Contoh :

RUMUS KIMIA NAMA SENYAWA
CO Karbon monoksida
CO2 Karbon dioksida
P2O3 Difosfor trioksida
P2O5 Difosfor pentaoksida
NO Nitrogen monoksida
NO2 Nitrogen dioksida
N2O Dinitrogen monoksida
PCl3 Fosfor triklorida
PCl5 Fosfor pentaklorida

 

Artikel menarik lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *