Tahap-tahap Interfase

Jika dilihat dari siklus sel, tampak bahwa interfase memerlukan waktu yang paling lama yaitu selama 21 jam. Perlu diingat bahwa interfase tidak termasuk ke dalam mitosis. Pada interfase, sel aktif melakukan metabolisme. Proses interfase terdiri atas beberapa tahap, yaitu tahap G1, S, dan G2. Akibatnya terjadi penambahan volume, massa inti dan sitoplasma. Sehingga pada keadaan tidak seimbang akan mendorong sel unntuk mulai membelah.

Tahap-tahap Interfase

Tahap-Tahap interfase antara lain sebagai berikut.

a). Tahap G1 / gap 1

Pada tahap ini terjadi proses transkripsi RNA dan sintesis bermacam macam protein (translasi) serta perbanyakan organel-organel sel. Semua ini menyebabkan sitoplasma dan inti membesar.

b). Tahap S / Sintesis

Tahap sintesis terjadi replikasi dan duplikasi DNA, menjadi tahap sintesis materi genetik. Replikasi adalah proses penggandaaan molekul DNA, sehingga jumlah molekul DNA pada sel anak sama sengan sel induk. Duplikasi adalah proses penyalinan kromosom, sehingga kromosom bertambah panjang.

c). Tahap G2 / Gap 2

Tahap ini merupakan tahap akhirdari interfase. Pada tahap ini, terjadi penyusunan organel dan molekul lainnya, agar organel tersebut dapat diwariskan ke sel generasi berikutnya. Pada tahap ini, sel merupakan tahap persiapan pembelahan sel.

Artikel menarik lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *