Siklus Hidup Pinus Konifer

Pohon pinus yang konifer (bantalan kerucut) dan membawa sporopil jantan dan betina pada sporopit dewasa yang sama. Oleh karena itu, mereka adalah tanaman berumah satu. Seperti semua gymnospermae, pinus yang heterosporous, menghasilkan dua jenis spora yakni mikrospora jantan dan megaspora betina. Dalam kerucut jantan (kerucut jantan), yang mikrosporosit menimbulkan serbuk sari dengan meiosis. Pada musim semi, sejumlah besar serbuk sari kuning dilepaskan dan dibawa oleh angin. Beberapa gametophit akan mendarat di kerucut betina. Penyerbukan didefinisikan sebagai inisiasi pertumbuhan tabung serbuk sari. Tabung serbuk sari berkembang perlahan-lahan sebagai sel generatif dalam butir serbuk sari terbagi menjadi dua sel sperma haploid oleh mitosis. Pada pembuahan, salah satu sel sperma akhirnya akan menyatukan inti haploid dengan inti haploid dari sel telur.

Siklus hidup pinus

Siklus hidup pinus

 

Kerucut betina (ovulasi kerucut) mengandung dua bakal biji per skala. Sel induk megaspora satu (megasporosit) mengalami meiosis di setiap bakal biji. Tiga dari empat sel memecah hanya menyisakan sel hidup tunggal yang akan berkembang menjadi gametofit multiseluler betina. Membungkus archegonia (sebuah Arkegonium adalah organ reproduksi yang berisi telur tunggal yang besar). Setelah pembuahan, telur diploid akan menimbulkan embrio, yang tertutup dalam kulit biji jaringan dari tanaman induk. Pemupukan dan pengembangan benih adalah proses yang panjang di pohon-pohon pinus: mungkin memakan waktu hingga dua tahun setelah penyerbukan. Benih yang terbentuk mengandung tiga generasi jaringan yaitu kulit biji yang berasal dari jaringan sporofit, gametofit yang akan memberikan nutrisi, dan embrio itu sendiri.

Dalam siklus hidup konifer, fase yang sporopit (2n)  adalah fase terpanjang. Gametofit (1n), mikrospora dan megaspora, yang dikurangi ukurannya. Fase ini dapat berlangsung lebih dari satu tahun antara penyerbukan dan pembuahan sedangkan tabung polen tumbuh menuju megasporosit (2n), yang mengalami meiosis menjadi megaspora. Para megaspora akan jatuh tempo dalam telur (1n).

Artikel menarik lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *