Sifat-sifat Sinar Radioaktif

Lebih dari 60 unsur memiliki setidaknya satu isotop yang radioaktif. Isotop adalah jenis dari unsur tertentu yang intinya memiliki jumlah neutron yang berbeda (nomor massa berbeda sedangkan nomor atomnya sama)  . Unsur-unsur radioaktif dapat dipecah menjadi tiga kelas yakni primordial  yang ada sebelum Bumi terbentuk; kosmogenik yang dibentuk melalui interaksi sinar kosmik; dan unsur yang diproduksi manusia. Semua unsur-unsur radioaktif memiliki karakteristik tertentu.

Bom nuklir dari unsur radioaktif

Bom nuklir dari unsur radioaktif

Radioaktif adalah zat yang mengandung inti yang tidak stabil. Pada tahun 1903, Ernest Rutherford mengemukakan bahwa radiasi yang dipancarkan zat radioaktif dapat dibedakan menjadi dua jenis berdasarkan muatannya. Radiasi yang bermuatan positif disebut sinar alfa, sedangkan yang bermuatan negatif disebut sinar beta. Kemudian ditemukan sinar ketiga yang tidak bermuatan dan diberi nama sinar gama, penemunya Paul U. Vilard.

Sifat-sifat Sinar Radioaktif

Sinar-sinar radioaktif mempunyai sifat-sifat:

  1. Dapat menembus kertas atau lempengan logam tipis.
  2. Dapat mengionkan gas yang disinari.
  3. Dapat menghitamkan pelat film.
  4. Menyebabkan benda-benda berlapis ZnS dapat berpendar (fluoresensi).
  5. Dapat diuraikan oleh medan magnet menjadi tiga berkas sinar, yaitu sinar α, β dan λ.

Sinar alfa merupakan radiasi partikel bermuatan positif. Partikel ini sama dengan inti helium (4He2) yang bermuatan 2e dan bermassa 4 sma. Partikel ini merupakan gabungan dari 2 proton dan 2 neutron. Pemancaran sinar alfa menyebabkan nomor atom berkurang dua, sedangkan nomor massa berkurang empat.

Sinar alfa dipancarkan oleh inti dengan kecepatan sekitar 110 kecepatan cahaya. Oleh karena memiliki massa yang besar, daya tembus sinar ini paling lemah di antara sinar radioaktif, namun mempunyai daya pengion yang paling kuat. Sinar ini dibelokkan oleh medan magnet ke arah kutub negatif.

Sinar beta adalah berkas elektron yang berasal dari inti atom dan bermuatan negatif dengan massa 11.836 sma. Energi sinar beta sangat bervariasi, mempunyai daya tembus lebih besar daripada sinar alfa tetapi daya pengionnya lebih lemah. Dalam medan magnet, sinar ini membelok ke arah kutub positif. Sinar beta disebut juga elektron berkecepatan tinggi karena bergerak dengan kecepatan tinggi.

Sinar gama merupakan radiasi elektromagnetik berenergi tinggi, tidak bermuatan dan tidak bermassa, yang dinyatakan dengan notasi 0γ 0 . Sinar ini dihasilkan oleh inti yang tereksitasi, biasanya mengikuti pemancaran sinar beta atau alfa. Sinar gama memiliki daya tembus yang sangat besar, paling besar di antara sinar radioaktif tetapi daya pengionnya paling lemah. Sinar ini tidak bermuatan listrik sehingga tidak dapat dibelokkan oleh medan listrik.

 

Artikel menarik lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *