Sebutkan pengertian dari Sitokinesis

Sitokinesis adalah pembagian sitoplasma dalam sel eukariotik yang menghasilkan sel anak yang berbeda. Sitokinesis terjadi pada akhir siklus sel mitosis atau meiosis. Dalam pembelahan sel hewan, sitokinesis terjadi ketika cincin kontraktil dari mikrofilamen membentuk alur pembelahan yang menjepit membran sel di tengah. Pada sel tumbuhan, piring sel dibangun yang membagi sel dalam dua.

Apa itu sitoplasma? Sitoplasma adalah bagian sel yang meliputi semua materi yang berada di antara membran sel dan inti sel (nukleus). Sitoplasma merupakan salah satu bagian utama dalam sel yang memiliki peran dalam biosintesis dam biogenetika. Oleh karena itu, sitoplasma merupakan bagian sel yang sangat penting. Sitoplasma merupakan massa protoplasma yang terletak di bagian dalam sel di antara membran sel dan nukleus. Sitoplasma terdiri dari dua bagian yaitu bagian luar (ektoplasma) dan bagian dalam (endoplasma).

Apa itu sel eukariotik? Sel eukariotik adalah sel yang memiliki selaput inti. Maka, materi genetiknya tidak tersebar melainkan dibungkus selaput. Jenis-jenis sel eukariotik meliputi: sel protista, sel hewan, sel tumbuhan, dan sel fungi. Adapun bagian-bagian dari sel eukariotik adalah sebagai berikut : membran sel /selaput plasma, sitoplasma, sitoskleton, nukleus, retikulum endoplasma, ribosom, kompleks golgi, lisosom, badan mikro, mitokondria, kloroplas dan sentriol.

Apa itu mitosis? Mitosis adalah pembelahan sel yang menghasilkan 2 sel anak dengan jumlah kromosom yang sama dengan kromosom sel induknya, yaitu 2n. Mitosis terjadi pada perbanyakan sel somatis (sel tubuh). Secara garis besar, pembelahan sel secara mitosis terdiri dari fase istirahat(interfase) , fase pembelahan inti(kariokinesis) dan fase pembelahan sitoplasma ( sitokinesis).

Apa itu meiosis? Meiosis adalah salah satu cara sel untuk mengalami pembelahan, ciri pembelahan secara meiosis adalah: terjadi di sel kelamin, jumlah sel anaknya 4, jumlah kromosen 1/2 induknya, dan pembelahan terjadi 2 kali. Meiosis hanya terjadi pada fase reproduksi seksual atau pada jaringan nuftah. Pada meiosis, terjadi perpasangan dari kromosom homolog serta terjadi pengurangan jumlah kromosom induk terhadap sel anak.

 

 

 

Artikel menarik lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *