Sebutkan kegunaan asam formiat (HCOOH)

Adakah kegunaan asam formiat (HCOOH) bagi manusia, semut dan ulat? Dalam penulisan artikel ini akan dibahas mengenai kegunaan asam formiat (HCOOH) bagi manusia, semut dan ulat.

Asam formiat (HCOOH) digunakan sebagai zat penggumpal lateks (getah karet) dan zat desinfektan. Asam formiat (HCOOH) dikeluarkan oleh serangga (semut, ulat) sebagai senjata perlindungan diri yang dapat menyebabkan iritasi kulit. Asam formiat (HCOOH) merupakan cairan tidak berwarna yang berbau tajam dan mudah larut dalam air.

Asam formiat (HCOOH) merupakan salah satu contoh senyawa dari senyawa asam karboksilat. Asam karboksilat adalah asam organik yang diidentikkan dengan gugus karboksil. Asam karboksilat   merupakan asam Bronsted-Lowry (donor proton). Garam dan anion asam karboksilat dinamakan karboksilat. Asam karboksilat merupakan senyawa polar, dan membentuk ikatan hidrogen satu sama lain. Pada fasa gas, Asam karboksilat dalam bentuk dimer. Dalam larutan Asam karboksilat merupakan asam lemah yang sebagian molekulnya terdisosiasi menjadi H+ dan RCOO-. Contoh : pada temperatur kamar, hanya 0,02% dari molekul asam asetat yang terdisosiasi dalam air. Asam karboksilat alifatik rantai pendek (atom karbon <18) dibuat dengan karbonilasi alkohol dengan karbon monoksida. Untuk rantai panjang dibuat dengan hidrolisis trigliserida yang biasa terdapat pada minyak hewan dan tumbuhan.

Asam karboksilat mempunyai titik didih lebih tinggi daripada senyawa organik golongan lain yang berat molekulnya sebanding. Kelarutan asam karboksilat dalam air lebih besar daripada alkohol, eter, aldehida, dan keton yang berat molekulnya sebanding. Kelarutan asam karboksilat dalam air menurun seiring dengan meningkatnya berat molekul. Asam karboksilat dengan 1-4 atom karbon dapat larut sempurna dalam air.

 

Artikel menarik lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *