Sebutkan kabinet pada masa Demokrasi Liberal (Parlementer)

Kabinet-kabinet pada masa Demokrasi Liberal atau Parlementer adalah sebagai berikut.

a. Kabinet Natsir (6 September 1950 –21 Maret 1951).
b. Kabinet Sukiman (27 April 1951–3 April 1952).
c. Kabinet Wilopo (3 April 1952–2 Juni 1953).
d. Kabinet Ali Sastroamijoyo I (31 Juli 1953 –12 Agustus 1955).
e. Kabinet Burhanuddin Harahap (12 Agustus 1955 –3 Maret 1956).
f. Kabinet Ali Sastroamijoyo II (20 Maret 1956 –14 Maret 1957).
g. Kabinet Juanda (9 April 1957–10 Juli 1959).

Demokrasi liberal (atau demokrasi konstitusional) adalah sistem politik yang melindungi secara konstitusional hak- hak individu dari kekuasaan pemerintah  Dalam demokrasi liberal, keputusan-keputusan mayoritas (dari proses perwakilan atau langsung) diberlakukan pada sebagian besar bidang bidang kebijakan pemerintah yang tunduk pada pembatasan-pembatasan agar keputusan pemerintah tidak melanggar kemerdekaan dan hak- hak individu seperti tercantum dalam konstitusi. Demokrasi liberal pertama kali dikemukakan pada Abad Pencerahan oleh penggagas teori kontrak sosial seperti Thomas Hobbes, John Locke, dan Jean Jackques Rousseau.

Kekurangan dan kelebihan demokrasi liberal. Kekurangan Demokrasi Liberal adalah 1). Multipartai, yang mengakibatkan aspirasi yang belum tersalurkan seluruhnya dengan baik. Dan 2). Kebebasan mengeluarkan pendapat yang terlalu bebas, sehingga tidak ada pertanggungjawabannya. Kelebihan Demokrasi Liberal adalah HAM dipegang teguh dan dijunjung tinggi oleh negara

 

 

Artikel menarik lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *