Sebutkan ciri-ciri lukisan impresionisme

Ciri-ciri lukisan impresionisme sebagai berikut:

  1. Lukisan adalah pernyataan berdasarkan kebenaran penglihatan (kebenaran optik) dalam penggunaan warna dan cahaya. Atas dasar pengalaman, warna tidak memiliki arti simbolis dan idealisasi seperti dalam klasikisme dan romantisisme (juga nanti dalam simbolisme).
  2. Pokok lukisan (subject-matter) tidak memegang peranan penting dalam arti mengaburkan pokok lukisan dengan latar belakang.
  3. Lukisan berdasarkan ilmu pengetahuan, yaitu pengetahuan tentang cahaya. Cahaya yang tampak putih dapat dibiarkan diuraikan (dibiaskan) melalui kaca prisma menjadi warna-warna pelangi (warna spektrum). Dalam impresionisme tidak dikenal warna hitam, dan sebagai gantinya adalah warna biru, ungu, atau cokelat.
  4. Kecenderungan bentuk yang mengaburkan dalam impresionisme disebabkan oleh cara memandang yang menyeluruh pada objek. Akibatnya, garis (kontur) tidak tampak sebagai pembatas bentuk.

 

Impressionisme merupakan corak seni rupa yang lahir pada tahun 1874. Aliran ini mengutamakan kesan selintas dari suatu obyek yang dilukiskan. Kesan itu didapat dari bantuan sinar matahari yang merefleksi ke mata mereka. Mereka melukiskan dengan cepat karena perputaran matahari dari timur ke barat. Karena itulah dalam lukisan impressionisme obyek yang dihasilkan agak kabur dan tidak mendetail. Tokoh aliran ini : Claude Monet, Aguste Renoir, Casmile Pissaro, SIsley, Edward Degas dan Mary Cassat. Di Indonesia penganut aliran ini : Kusnadi, Solichin dan Afandi (sebelum Ekspresionisme).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *