Sebutkan 11 contoh senyawa/oksida amfoter

Anda sudah mengenal senyawa/oksida amfoter? Sebutkan 11 contoh senyawa/oksida amfoter tersebut? Senyawa ini mempunyai sifat dapat bertindak sebagai asam atau basa.

Yang termasuk 11 contoh senyawa/oksida amfoter tersebut adalah Al(OH)3, ZnO, PbO, SnO, SnO­2, Al2O3, Cr2O3, As2O­3, As2O5, Sb2O3, Sb2O5

Tergantung pada kondisi lingkungannya ada senyawa yang dapat bersifat asam atau basa yang disebut senyawa Amfoter. Senyawa ini adalah suatu senyawa yang bersifat keduanya (asam atau basa) yakni senyawa amfoter.  Senyawa amfoter akan bersifat asam dalam suasana basa dan sebaliknya akan bersifat basa dalam suasana atau lingkungan asam kuat.

Senyawa amfoter berasal dari bahasa Yunani yakni amphoteroi, yang berarti “keduanya”. Banyak logam membentuk oksida atau hidroksida amfoter seperti seng, timah, timbal, aluminium, dan berilium. Sifat ini sangat bergantung pada keadaan oksidasi dari oksidanya. Contoh spesi  amfoter adalah molekul-molekul amfiprotik, yang dapat menerima ataupun menyumbang sebuah proton (H+).

Selain pada senyawa, ada juga pada sebuah oksida. Oksida amfoter merupakan suatu oksida logam atau oksida metaloid yang bersifat oksida asam maupun oksida basa.  Karena oksida-oksida tersebut bersifat amfoter maka basa atau asamnya yang bersangkutan juga bersifat amfoter yaitu hidroksida-hidroksida amfoter dan asam-asam amfoter.

 

Artikel menarik lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *