Persyaratan untuk Pertumbuhan Tanaman

Pertumbuhan tanaman pada sistem hidroponik maupun tanaman di tanah mempunyai persyaratan supaya dapat tumbuh dan berkembang secara maksimal. Kondisi pertumbuhan yang buruk seperti suhu yang tidak benar, cahaya yang tidak memadai, atau masalah hama akan berpengaruh pada perkembangan tanaman. Pertumbuhan tanaman hidroponik memiliki persyaratan umum yang sama seperti untuk pertumbuhan yang baik pada tanaman di tanah. Perbedaan utama adalah metode tanaman yang didukung dan unsur-unsur anorganik yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan yang disediakan.

Persyaratan atau Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Tanaman

1. Suhu

Tanaman tumbuh dengan baik hanya dalam rentang suhu terbatas. Suhu yang terlalu tinggi atau terlalu rendah akan mengakibatkan perkembangan abnormal dan mengurangi produksi. Di daerah tropis dan daerah tertentu umumnya suhu optimum antara 22⁰C – 37⁰C, sehingga pada suhu optimum ini tumbuhan akan tumbuh dan berkembang dengan baik.

2. Cahaya

Semua tanaman sayuran dan banyak bunga memerlukan sejumlah besar sinar matahari. Salah satu faktor yang sangat berpengaruh pada pertumbuhan tanaman adalah cahaya, karena berfungsi untuk fotosintesis. Respon tanaman terhadap panjang penyinaran yang bervariasi disebut fotoperiodisme, yaitu:

a. Tumbuhan berhari pendek (short day plant).

Tumbuhan ini berbunga pada akhir musim panas atau musim gugur, sehingga sering disebut bunga musiman. Misalnya aster dan stoberi.

b. Tumbuhan berhari panjang (long day plant)

Tumbuhan ini berbunga di musim semi. Biasanya berbunga lebih lama. Misalnya, kentang dan gandum.

Sayuran hidroponik tumbuh seperti yang ditanam di tanah, memerlukan setidaknya 8 sampai 10 jam sinar matahari langsung setiap hari untuk menghasilkan sumber  pencahayaan buatan  pengganti sinar matahari, karena kebanyakan lampu dalam ruangan tidak memberikan cukup intensitas untuk menghasilkan tanaman. Lampu pijar dilengkapi dengan sinar matahari atau lampu pertumbuhan tanaman khusus dapat digunakan untuk tumbuh transplantasi tetapi tidak cukup untuk tumbuh tanaman. Lampu intensitas tinggi seperti lampu natrium bertekanan tinggi dapat menyediakan lebih dari 1.000 cahaya lilin.

 

Sebagai pengganti cahaya matahari, kebun dibawah tanah ini di suplai oleh lampu seperti LED

Sebagai pengganti cahaya matahari, kebun dibawah tanah ini di suplai oleh lampu seperti LED

 

3. Air

Menyediakan tanaman dengan jumlah yang cukup air tidak sulit dalam sistem budaya air, tetapi dapat menjadi masalah dengan metode kultur agregat. Selama bulan-bulan musim panas tanaman tomat besar dapat menggunakan satu setengah galon air per hari. Jika agregat tersebut tidak disimpan cukup lembab, akar tanaman akan mengering dan beberapa akan mati. Bahkan setelah tingkat kelembaban yang tepat telah dipulihkan, tanaman akan pulih perlahan-lahan dan produksi akan berkurang.

 

Tanaman pada sistem hidroponik memerlukan kualitas air yang sangat baik

Tanaman pada sistem hidroponik memerlukan kualitas air yang sangat baik

Kualitas air dapat menjadi masalah dalam sistem hidroponik. Air dengan alkalinitas atau kadar garam  yang berlebihan dapat mengakibatkan ketidakseimbangan nutrisi dan pertumbuhan tanaman yang buruk. Kadar garam lebih besar dari 0,5 juta atau 320 bagian per juta cenderung menyebabkan ketidakseimbangan nutrisi. Kimiawan dapat mengatasi masalah ini dengan kebiasaan mencampur larutan nutrisi untuk mengimbangi garam di dalam air.

 

4. Oksigen

Tanaman membutuhkan oksigen untuk respirasi dalam mengolah air dan serapan unsur hara. Dalam tanah, oksigen yang cukup biasanya tersedia, tapi akar tanaman yang tumbuh dalam air akan cepat menguras pasokan oksigen terlarut dan bisa rusak. Sebuah metode umum untuk memasukan oksigen ke gelembung udara melalui larutan. Hal ini biasanya tidak diperlukan untuk menyediakan oksigen tambahan dalam sistem aliran aeroponik.

5. Mineral Nutrisi

Tanaman hijau harus menyerap mineral tertentu melalui akar mereka untuk bertahan hidup. Di kebun, mineral ini disediakan oleh tanah dan dengan penambahan pupuk seperti pupuk kandang, kompos, dan garam pupuk. Kebutuhan nutrisi tumbuhan dibedakan menjadi tiga golongan unsur, yaitu:

a. Unsur makro

Unsur yang dibutuhkan tumbuhan dalam jumlah yang besar atau banyak. Unsur makro terdiri atas C, H, O, S, P, K, Mg, Fe, dan Ca.

b. Unsur mikro

Unsur yang dibutuhkan tumbuhan dalam jumlah sedikit, di antaranya, Na, Aℓ, Cl, dan Si.

6. Kelembaban

Pada proses perkecambahan sangat membutuhkan kelembaban yang tinggi. Pada tumbuhan jika terlalu lama terendam air akan terjadi pembusukan pada akar.

Artikel menarik lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *