Perbedaan Senyawa Ionik dan Senyawa Molekul

Sebuah senyawa terbentuk ketika dua atau lebih unsur bergabung bersama-sama untuk membentuk zat baru. Sifat-sifat kimia dan fisik dari senyawa yang  terbentuk berbeda dengan unsur-unsur penyusunnya. Senyawa dikelompokkan menjadi senyawa ionik dan senyawa molekul. Berikut ini adalah perbedaan antara senyawa ionik dengan senyawa molekul.

NaCl merupakan senyawa ionik

NaCl merupakan senyawa ionik

Struktur Molekul

Senyawa Ionik: Senyawa ionik biasanya dalam keadaan padat pada suhu dan tekanan standar (STP). Hal ini karena daya tarik yang kuat antara ion bermuatan positif dan mereka bermuatan negatif. Mereka membentuk struktur kristal yang disebut kisi kristal.

Senyawa molekul: Mereka biasanya ada dalam keadaan cair atau gas pada suhu dan tekanan standar. Hal ini karena kekuatan yang lemah tarik-menarik antara atom membentuk ikatan kovalen.

Titik Leleh dan Titik Didih

Senyawa ionik: Karena gaya tarik yang kuat antara ion positif dan negatif dalam senyawa ion, banyak energi yang dibutuhkan untuk memecah ikatan ion antara ion yang bermuatan sebaliknya. Sehingga mereka memiliki titik leleh dan titik didih tinggi.

Senyawa molekul: Karena gaya tarik-menarik yang lemah antara atom, senyawa ini biasanya memiliki titik leleh dan titik didih rendah.

Kekerasan

Senyawa Ionik: Senyawa ionik sangat keras karena struktur kisi yang dikemas erat dan ikatan ion antara ion bermuatan. Mereka sangat rapuh, dan sulit untuk ditekuk atau patah mereka.

Senyawa molekul: Bentuk padat senyawa molekul umumnya sangat lembut dan rapuh. Ikatan kovalen dalam senyawa tersebut fleksibel, dan mudah ditekuk atau patah.

Konduksi listrik

Senyawa Ionik: mereka Dalam keadaan padat, senyawa ion tidak menghantarkan listrik. Tapi ketika meleleh dalam larutan berair, mereka bertindak sebagai elektrolit kuat dan menghantarkan listrik.

Senyawa molekul: Mereka adalah konduktor listrik dan panas yang buruk. Ketika mereka larut dalam larutan berair, mereka masih tetap dalam bentuk molekul mereka. Karena kurangnya ion bebas, mereka tidak membawa muatan listrik yang sangat baik, dan dengan demikian, bertindak konduktor listrik yang buruk.

Kelarutan

Senyawa Ionik: Sebagian besar senyawa ionik yang larut dalam air, dan tidak larut dalam cairan non-polar dan senyawa organik.

Senyawa molekul: Biasanya, senyawa molekuler tidak larut dalam air, tetapi larut dalam pelarut organik.

 

Perbedaan antara senyawa ionik dan senyawa molekul :

➤ Entalpi fusi (energi panas yang diserap bila padat mencair) dan entalpi penguapan (energi panas yang diserap ketika cairan mendidih) lebih tinggi dalam senyawa ion.

➤ senyawa molekuler lebih mudah terbakar dibandingkan senyawa ion.

➤ senyawa molekuler yang lebih lembut dan lebih fleksibel dibandingkan dengan senyawa ion.

➤ senyawa ionik memiliki titik leleh dan titik didih lebih tinggi dari senyawa molekul.

➤ senyawa ionik bermuatan ion, sedangkan senyawa molekul terdiri dari molekul.

➤ Suatu senyawa ionik dibentuk oleh reaksi dari logam dengan non-logam, sedangkan senyawa molekul biasanya dibentuk oleh reaksi dari dua atau lebih non-logam.

➤ Dalam senyawa ion, ion-ion yang diadakan bersama-sama karena daya tarik listrik, sedangkan, dalam senyawa molekul, atom yang diselenggarakan bersama oleh daya tarik antara atom karena elektron bersama.

➤ Senyawa molekul tidak dapat menghantarkan listrik di setiap keadaan, sedangkan senyawa ion, jika dilarutkan dalam larutan berair, dapat bertindak sebagai konduktor listrik yang baik.

➤ senyawa ionik lebih reaktif daripada senyawa molekuler.

Perbedaan di atas juga membantu membedakan dan mengidentifikasi apakah senyawa tertentu yang tidak diketahui adalah ionik atau molekul, dengan melakukan tes yang sesuai di laboratorium, dan mencari tahu perbedaan sifat kimia dan fisik senyawa.

Artikel menarik lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *