Perbedaan Orbital Molekul Bonding dan Antibonding

Berikut adalah perbedaan orbital molekul bonding dan antibonding:

A. Orbital Molekul Bonding
1. Dibentuk oleh penambahan tumpang tindih
2. Lebih stabil
3. Energi lebih kecil
4. Kepadatan elektron antara inti terikat lebih tinggi

B. Orbital Molekul antibonding
1. Dibentuk oleh pengurangan tumpang tindih
2. Kurang stabil
3. Energi lebih besar
4. Kepadatan elektron antara inti terikat lebih rendah

Teori orbital molekul menggambarkan ikatan kovalen melalui istilah orbital molekul yang dihasilkan dari interaksi orbital-orbital atom dari atom-atom yang berikatan dan yang terkait dengan molekul secara keseluruhan . Konstruksi orbital molekul dari orbital atom, ibagian dalam pembentukan molekul. Separuh dari orbital molekul mempunyai energi yang lebih besar daripada energi orbital atom.

Orbital molekul merupakan metode pendekatan lain untuk menjelaskan mekanisme pembentukan ikatan kovalen selain Teori Ikatan Valensi. Teori ini dikemukakan oleh Hund dan Mulliken, dimana sifat magnetik, spektrum unsur /senyawa dan kuat ikatan atom-atom dalam molekul unsur/senyawa dapat dijelaskan dengan baik.

Sifat simetri dan energi relatif orbital atom menentukan bagaimana mereka berinteraksi untuk membentuk orbital molekul. Orbital molekul ini kemudian diisi dengan elektron tersedia sesuai dengan aturan yang sama yang digunakan untuk orbital atom, dan energi total elektron dalam orbital molekul dibandingkan dengan total awal energi elektron dalam orbital atom. Jika energi total elektron dalam molekul orbital kurang dari dalam orbital atom, molekul stabil dibandingkan dengan atom; jika tidak, molekul tidak stabil dan senyawa tidak terbentuk.

 

Artikel menarik lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *