Perbedaan antara Larutan, Suspensi dan Koloid

Materi dapat dikelompokan menjadi zat tunggal dan campuran. Campuran merupakan gabungan dari dua zat atau lebih yang secara fisik disatukan, namun secara kimia tidak satukan. Zat yang dicampurkan dapat berupa zat cair, gas, dan padatan. Dari konsep campuran inilah adanya sistem larutan, koloid dan suspensi.

A. Larutan

Sebuah Larutan adalah campuran homogen dari dua atau lebih komponen zat. Zat yang paling banyak disebut dengan pelarut, sedangkan zat yang jumlahnya sedikit disebut dengan pelarut. Komponen Larutan dapat berupa atom, ion, atau molekul, dengan diameter lebih kecil dari 10-9 m. Contoh: larutan gula merupakan campuran antara gula yang dimasukkan ke dalam air. Campuran ini terlihat satu fase dan sukar untuk memisahakan antara gula sebagai zat terlarut dan air sebagai pelarutnya. Larutan tidak dapat disaring dan dapat meneruskan cahaya.

Kolod dan Larutan

Koloid dan larutan dapat dibedakan berdasarkan penampilan mereka.

B. Suspensi

Partikel dalam suspensi yang lebih besar daripada yang ditemukan dalam Larutan. Komponen suspensi dapat merata oleh cara mekanis, seperti dengan menggoyangkan atau mengocok isinya, tetapi komponen akan tetap.

Contoh: Minyak dan Air

C. Koloid

ukuran partikel diantara larutan dan suspensi. Partikel-partikel ini memiliki ukuran 10-8 sampai 10-6 m. Campuran mereka membentuk dispersi koloid. Sebuah dispersi koloid terdiri dari koloid dalam medium pendispersi.

Contoh: Susu

Dispersi

Cairan, padatan, dan gas semua dapat dicampur untuk membentuk dispersi koloid.

Aerosol: partikel padat atau cair dalam gas.

Contoh: Asap adalah solid dalam gas. Kabut adalah cairan dalam gas.

Sols: partikel padat dalam cairan.

Contoh: Susu dari Magnesia adalah sol dengan padat magnesium hidroksida dalam air.

Emulsi: partikel cair dalam cair.

Contoh: Mayones adalah minyak dalam air.

Gel: cairan dalam bentuk padat.

Contoh: gelatin adalah protein dalam air. Pasir pasir dalam air.

Koloid dapat dibedakan dari Larutan menggunakan efek Tyndall. Seberkas cahaya melewati Larutan yang benar, seperti udara, tidak terlihat. Cahaya yang melewati dispersi koloid, seperti udara berasap atau berkabut, akan tercermin oleh partikel yang lebih besar dan sinar akan terlihat.

Artikel menarik lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *