Pengertian Penurunan Tekanan Uap Larutan dan Contohnya

Penurunan tekanan uap didefinisikan sebagai selisih antara tekanan uap jenuh pelarut murni dengan tekanan uap jenuh larutan. Berdasarkan pada hasil percobaan diperoleh data bahwa penurunan tekanan uap larutan non elektrolit lebih rendah dari pada tekanan uap pelarut murni. Fakta ini diakibatkan karena pada suatu larutan terdapat partikel-partikel zat terlarut yang dapat menghalangi gerak molekul-molekul pelarut untuk berubah menjadi bentuk gas.

Persamaan rumusnya adalah:
∆P = Po – P
Keterangan:
∆P : penurunan tekanan uap
Po : tekanan uap jenuh pelarut murni
P : tekanan uap jenuh larutan

Penurunan tekanan uap larutan larutan non elektrolit lebih rendah dari larutan elektrolit karena dalam larutan elektrolit adanya faktor van’t hoff (i). Adanya konsentrasi zat terlarut berpengaruh terhadap penurunan tekanan uap larutan yang dijelaskan dengan persamaaan Roult, yaitu:
P = Xpelarut . Po
∆P = Po – P
∆P = Po – (Xpelarut . Po)
∆P = ( 1 – Xpelarut) . Po
Karena ( 1 – Xpelarut) = X terlarut, maka:
∆P = Po . Xterlarut
Keterangan:
Xterlarut merupakan fraksi mol zat terlarut,
Xpelarut merupakan fraksi mol pelarut

Contoh soal dan pembahasan:
1. Pada temperatur 100 oC , tekanan uap jenuh air adalah 72 cmHg. Tentukanlah tekanan uap jenuh larutan urea (CO(NH2)2), yang mempunyai kadar 40 %! (Mr CO(NH2)2 = 60 dan Mr H2O = 18) dan penurunan tekanan uap larutan.
Jawab:
Diketahui : Po = 72 cmHg
Kadar larutan CO(NH2)2 = 40 %

ditanyakan : P dan ΔP

penyelesaian:

Rumus : P = Xpelarut . Po
Dimisalkan massa larutan urea adalah 100 gram, maka:
Massa urea = 40 % x 100 gram = 40 gram
Massa air = 100 gram – 40 gram = 60 gram.
Mencari mol urea (n CO(NH2)2) = massa urea : Mr urea = 40 : 60 = 0,7 mol
Mol air (n H20) = massa air : Mr air = 60 : 18 = 3,3 mol
Xpelarut = n air : (n air + n urea)
Xpelarut = 3,3 : (3,3 + 0,7) = 3,3 : 4 = 0,8
Jadi P = Po . Xpelarut adalah
P = 72 cmHg x 0,8 = 60 cmHg.
(Hasil ini membuktikan bahwa tekanan uap larutan non elektrolit lebih kecil dari tekanan uap pelarutnya).

ΔP = Po – P = 72 cmhg – 60 cmHg = 12 cmHg

  1. Hitunglah penurunan tekanan uap jenuh air, bila 45 gram glukosa (Mr = 180) dilarutkan dalam 90 gram air !
    Diketahui tekanan uap jenuh air murni pada 20oC adalah 18 mmHg.

Jawab:

mol glukosa = 45/180 = 0.25 mol

mol air = 90/18 = 5 mol

fraksi mol glukosa = 0.25/(0.25 + 5) = 0.048

Penurunan tekanan uap jenuh air:

ΔP = Po. XA = 18 x 0.048 = 0.864 mmHg

 

Artikel menarik lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *