Pengertian Reaksi Oksidasi

Apabila kita meletakkan sepotong besi pada udara terbuka, setelah beberapa hari kita akan mendapatkan logam besi tersebut berkarat. Peristiwa perkaratan merupakan salah satu contoh dari reaksi oksidasi. Apa itu reaksi oksidasi?

Pengertian Reaksi Oksidasi

Ada tiga pengertian reaksi oksidasi yaitu:

  1. Reaksi oksidasi adalah reaksi pengikatan (penggabungan) oksigen oleh suatu zat (definisi berdasarkan pengikatan atau pelepasan oksigen). Contoh:
    Oksidasi Fe oleh O2 menurut reaksi: 4 Fe + 3 O2 → 2 Fe2O3
    Pemangggangan ZnS menurut reaksi: 2 ZnS + 3 O2 → 2 ZnO + 2 SO2
  2. Reaksi oksidasi adalah reaksi pelepasan elektron (definisi berdasarkan penerimaan dan pelepasan elektron). Contoh:
    K → K+ + e
    Cu → Cu2+ + 2e
  3. Reaksi oksidasi adalah reaksi pertambahan bilangan oksidasi. Contoh:
    2Fe + 3O2 → 2 Fe2O3
    Bilangan oksidasi Fe dalam FeO adalah +2, sedangkan dalam Fe2O3 adalah +3. Karena unsur Fe mengalami kenaikan bilangan oksidasi, yaitu dari +2 menjadi +3, maka FeO mengalami reaksi oksidasi.

 

Yang merupakan contoh reaksi oksidasi dalam kehidupan sehari-hari adalah reaksi pembakaran. Reaksi pembakaran pada dasarnya merupakan reaksi suatu zat dengan oksidator, biasanya oksigen. Reaksi pembakaran banyak digunakan untuk berbagai keperluan baik rumah tangga, industri, dan transfortasi. Contoh: reaksi pembakaran gas metana yang terkandung dalam LPG.

CH₄(g) + 2O₂(g) → CO₂(g) + 2H₂O(g)

 

 

 

 
.

Artikel menarik lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *