Pengertian Mutasi Buatan (Induksi)

Mutasi buatan (Induksi) ialah mutasi genetis yang terjadi oleh usaha manusia. Usaha manusia itu dalam bentuk-bentuk berikut:

  • Penggunaan senjata nuklir
  • Roket, televisi, Reaktor yang menggunakan bahan bakar radioaktif.
  • Penggunaan bahan kimia, diantaranya gas metan, asam nitrat, kolkisin, dan digitonin.
  • Pemakaian bahan radioaktif untuk diagnosis, terapi, deteksi, sterilisasi, dan pengawetan bahan makanan.

 

Jagung hasil mutasi buatan

Mutasi pada tanaman

Mutasi pada manusia sebenarnya tidak bisa di cegah, sebab kita tahu bahwa alam juga bisa menyebabkan mutasi, seperti yang di sebabkan oleh sinar-sinar kosmos, sinar-sinar radioaktif dan juga yang di sebabkan oleh perbuatan manusia sendiri.

Pada umumnya, mutasi pada manusia adalah merugikan. Oleh sebab itu, sebaiknya di cegah. Untuk mencegah supaya tidak banyak terjadi mutasi, diantaranya harus waspada terhadap bahaya radiasi seperti yang telah disebutkan.

mutasi pada manusia

Mutasi pada manusia

Jalan fikiran herman muller ialah dengan adanya prinsip yang mula-mula diketahui, yaitu mutasi adalah prubahan gen dalam kromosom. Jadi, kalau bisa mengadakan prubahan gen tanpa mematikan individunya, maka akan bisa membuat penyebab mutasi dan ia berfikir kalau dapat mengubah gen dengan sinar-X, maka akan di dapat muatan baru. Dengan melakukan percobaan memakai lalat buah, ternyata memperoleh petunjuk bahwa gagasan itu benar. Sehingga, ia yakin bahwa mutasi dapat diadakan secara sengaja.

Dengan penyinaran radioaktif, Contoh:

  • pada jangung
  • pada kedelai diperoleh kedelai muria.
  • pada padi diperoleh atomita l dan ll
  • tanaman cabai dalam keadaan berbunga diberi penyinaran radioaktif pada putik bunganya, hasilnya buah cabai (kurang lebih 3 kali asal). Bila biji cabai itu ditanam akan menghasilkan buah cabai sebesar asal.

Dengan bahan kimia, Contoh:

  • acenaphena dan asetat indol 3 dilakukan pada apel, gandum, dan tanaman hias.
  • kolkisin dilakukan pada tomat, semangka à memperoleh buah besar tanpa biji.
  • dengan asam nitrat, digitonin, gas metana.

Artikel menarik lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *