Pengertian Ikatan Ion

Ikatan ion adalah ikatan yang terjadi karena adanya serah terima elektron di antara atom yang berikatan. Ikatan ini disebut juga dengan ikatan elektrovalen. Ion terdiri dari ion positif dan ion negatif. Dalam tabel periodik unsur yang cenderung membentuk ion positif adalah unsur yang paling kiri (IA dan IIA), sedangkan ion negatif adalah unsur di sebelah kanan (VI A dan VIIA). Kecenderungan unsur IA dan IIA adalah melepaskan elektron, unsur IA sebanyak 1 elektron dan IIA sebanyak 2 elektron yang masing-masing membentuk ion positif. Contoh:

3Li (2,1) → 3 Li+ (2) + 1 e-

12Mg (2,8,2) → 12Mg2+(2,8) + 2e-

Kecenderungan unsur VIA dan VIIA adalah menerima elektron, VI sebanyak 2 elektron dan VIIA sebanyak 1 elektron.

16S (2,8,6) + 2e- →16S2-(2,8,8)

35Br(2,8,18,7) + 1e- → 35Br-(2,8,18,8)

Contoh ikatan Ion pada CaCl2 dengan mekanisme pembentukan ikatan ion antara Ca dan Cl (no atom Ca = 20 dan Cl = 17):

Ikatan ion pada CaCl2

20Ca: 2, 8, 8, 2, mempunyai elektron valensi 2 berarti melepaskan 2 elektron menjadi Ca2+

17Cl:2, 8, 7, mempunyai elektron valensi 7 berarti menerima 1 elektron menjadi Cl,

Supaya terjadi serah terima elektron, maka ion Cl-nya harus ada 2,yaitu

Ca2+  +  2 Cl → CaCl2

Artikel menarik lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *