Pengertian Hidrolisis dan Hidrolisis Garam

Hidrolisis adalah reaksi yang melibatkan pemecahan ikatan dalam molekul menggunakan air. Reaksi ini terutama terjadi antara ion dan molekul air dan sering mengubah pH suatu larutan. Dalam kimia, ada tiga jenis utama hidrolisis: hidrolisis garam, hidrolisis asam, dan basa hidrolisis.

Hidrolisis Garam

Dalam air, garam akan terpisah membentuk ion (baik benar-benar atau tidak lengkap tergantung pada kelarutan konstan masing-masing. Misalnya pada hidrolisis garam amonium klorida:

Hidrolisis garam amonium klorida

Hidrolisis garam amonium klorida

 

NH4Cl (s) → NH4+ (aq) + Br (aq

Di sini, garam amonium klorida (NH4Cl) dimasukkan ke dalam air dan terdisosiasi menjadi NH4+ dan Cl.

Ada empat cara yang mungkin membentuk garam:

  1. Jika garam terbentuk dari basa kuat dan asam kuat, maka larutan garam netral, menunjukkan bahwa ikatan dalam larutan garam tidak akan pecah (menunjukkan tidak ada hidrolisis terjadi) dan dasar (pH = 7).
  2. Jika garam terbentuk dari asam kuat dan basa lemah, ikatan dalam larutan garam akan pecah dan menjadi asam (pH < 7 ).
  3. Jika garam terbentuk dari basa kuat dan asam lemah, ikatan dalam larutan garam akan pecah dan menjadi basa (pH > 7 ).
  4. Jika garam terbentuk dari basa lemah dan asam lemah, akan menghidrolisis, tapi keasaman atau kebasaan tergantung pada konstanta kesetimbangan Ka dan Kb. Jika nilai Ka lebih besar dari nilai Kb, solusi yang dihasilkan akan asam dan sebaliknya.

Artikel menarik lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *