Penemuan Proton dan Percobaannya

Proton ditemukan pertama oleh Eugene Goldstein, seorang ahli fisika dari jerman. Goldstein menemukan proton melalaui percobaan tentang muatan positif dalam atom dengan menggunakan tabung yang menyerupai tabung sinar katode pada tahun 1886.Tabung ini dikenal dengan tabung Crooks. Goldstein mengisi tabung Crooks dengan gas hidrogen bertekanan rendah,kemudian menghubungkan kedua elektrodenya dengan listrik bertekanan tinggi. Ia mengamati bahwa pada bagian kisi katode akan memancarkan sinar yang bermuatan.

tabung Crooks

tabung Crooks

Nama proton diberikan untuk sinar yang bermuatan positif ini oleh  Rutherford setelah mengamati adanya muatan positif pada inti atom pada tahun 1919. Proton ditemukan Rutherford ketika mempelajari penyebaran partikel alfa oleh atom-atom hidrogen di udara.

Proton mempunyai massa 1,67264 x 10-24  gram dan muatan +1.

Proton dalam Atom

Susunan atom satu dengan atom yang lainnya memiliki perbedaan yang jelas , baik jumlah proton, jumlah elektron, maupun jumlah  neutron.

Nomor atom adalah jumlah proton yang terdapat dalam inti atom. Nomor atom disebut juga nomor proton. Atom dari unsur yang sama mempunyai jumlah proton yang sama tetapi berbeda dari atom unsur lain. Suatu atom yang bersifat netral akan memiliki jumlah elektron (e) sama dengan jumlah proton (p).

Nomor atom = jumlah proton = jumlah elektron

Artikel menarik lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *