Mengapa Unsur Karbon Penting untuk Kehidupan

Karbon adalah unsur yang paling berlimpah keempat di alam semesta dan merupakan bahan pembangun kehidupan di bumi. Di bumi, karbon bersirkulasi melalui tanah, laut, dan suasana, menciptakan apa yang dikenal sebagai Siklus Karbon. Siklus karbon global dapat dibagi lagi menjadi dua siklus terpisah: siklus karbon geologi berlangsung selama jutaan tahun, sedangkan siklus karbon biologis atau fisik berlangsung dari hari ke ribuan tahun. Dalam lingkungan tak hidup, karbon dapat eksis sebagai karbon dioksida (CO2), batuan karbonat, batu bara, minyak bumi, gas alam, dan bahan organik mati. Tanaman dan ganggang mengubah karbon dioksida ke bahan organik melalui proses fotosintesis, energi cahaya.

Karbon ada dalam semua kehidupan

Karbon ada dalam semua kehidupan

Semua makhluk hidup mengandung karbon dalam beberapa bentuk, dan karbon merupakan komponen utama dari makromolekul, termasuk protein, lipid, asam nukleat, dan karbohidrat. Karbon ada dalam berbagai bentuk dalam daun ini, termasuk di selulosa untuk membentuk struktur daun dan klorofil, pigmen yang membuat hijau daun.

Dalam metabolisme makanan dan respirasi, hewan mengkonsumsi glukosa (C6H12O6), yang menggabungkan dengan oksigen (O2) menghasilkan karbon dioksida (CO2), air (H2O), dan energi, yang dilepaskan sebagai panas. Binatang itu tidak memerlukan karbon dioksida dan melepaskan ke atmosfer. Tanaman, di sisi lain, menggunakan reaksi berlawanan dari hewan melalui fotosintesis. Ini intake karbon dioksida, air, dan energi dari sinar matahari untuk membuat gas glukosa dan oksigen sendiri. Glukosa yang digunakan untuk energi kimia, yang tanaman memetabolisme dalam cara yang mirip dengan binatang. Tanaman kemudian memancarkan oksigen yang tersisa ke lingkungan.

Sel terbuat dari banyak molekul kompleks yang disebut makromolekul, yang meliputi protein, asam nukleat (RNA dan DNA), karbohidrat, dan lemak. Makromolekul adalah bagian dari molekul organik (cairan yang mengandung karbon, padat, atau gas) yang sangat penting bagi kehidupan. Komponen mendasar bagi semua makromolekul ini adalah karbon. Atom karbon memiliki sifat unik yang memungkinkan untuk membentuk ikatan kovalen dengan sebanyak empat atom yang berbeda, membuat ideal ini elemen serbaguna untuk melayani sebagai komponen struktural dasar, atau “tulang punggung,” dari makromolekul.

Artikel menarik lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *