mengapa unsur gas mulia sukar bereaksi

Kita tahu bahwa gas mulia berada dalam unsur bebas di alam. Mengapa unsur gas mulia sukar bereaksi dengan unsur lain?

Unsur gas mulia sukar bereaksi dengan unsur lain karena struktur elektron terluar gas mulia yang oktet (8) (kecuali helium duplet (2)) merupakan struktur yang paling stabil sehingga disebut gas inert (lamban).

Unsur-unsur gas mulia dalam sistem periodik menempati golongan VIII A yang terdiri dari unsur Helium (He), Neon (Ne), Argon (Ar), Kripton  (Kr), Xenon (Xe) dan Radon (Rn). Struktur elektron terluar gas mulia yang oktet (8) (kecuali helium duplet (2)) merupakan struktur yang paling stabil, oleh karena itu gas mulia sukar bereaksi dengan unsur lain sehingga disebut gas inert (lamban).

Gas mulia adalah gas yang mempunyai sifat lengai, tidak reaktif, dan susah bereaksi dengan bahan kimia lain. Dalam sistem periodik, golongan gas mulia menepati lajur tegak yang paling kanan, yaitu golongan 18 atau golongan VIIIA. Golongan unsur yang sangat sukar bereaksi ini terdiri atas 6 unsur. Unsur-unsur ini mempunyai elektron valensi 8 dengan konfigurasi s2p6, kecuali He dengan konfigurasi elektron valensi s2. Unsur pada golongan VIIIA ini termasuk stabil karena elektron valensinya terisi penuh.

Beberapa gas mulia seperti Ne, Ar,Kr dan Xe bisa diperoleh dari hasil penyulingan bertingkat udara cair. Berikut adalah manfaat helium yaitu sebagai pengisi balon udara, sebagai campuran oksigen dalam tabung penyelam, dan helium yang berwujud cair juga dapat digunakan sebagai zat pendingin karena memiliki titik uap yang sangat redah.

 

 

Artikel menarik lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *