Langkah-Langkah Metode Ilmiah dan Manfaatnya

Ilmu biologi memegang peranan yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Dengan berkembangnya ilmu biologi berdampak positif bagi manusia. Biologi tidak akan lepas dari alam hayati dan non hayati.
Dalam mempelajari gejala alam, para ilmuwan menggunakan metode yang sistematis dan logis yang disebut metode ilmiah.

Metode ilmiah

Langkah Langkah Metode Ilmiah

Melakukan Observasi

Observasi adalah pengamatan lingkungan sekitar untuk menentukan objek yang paling tepat untuk penelitian. Menurut pelaksanaannya observasi dapat dibedakan menjadi dua bentuk sebagai berikut.
Observasi partisipasi (pengamatan terlibat) yaitu peneliti ikut aktif berpartisipasi pada aktivitas yang sedang diamati. Berdasarkan segi keterlibatan pengamat (observer), aktivitas observer dapat dibedakan sebagai berikut.
Partisipasi sebagian (partial participation)
Partisipasi penuh (full participation)
Observasi nonpartisipasi (pengamatan tidak terlibat) yaitu observer tidak melibatkan diri ke dalam objek.

Merumuskan Masalah

Masalah merupakan pertanyaan apa, mengapa atau bagaimana tentang objek yang akan diteliti. Masalah yang akan Anda teliti harus jelas batasannya. Sebaiknya masalah juga harus spesifik agar mempermudah dalam pelaksanaan penelitian dan melakukan kontrol. Contohnya adalah apabila sebatang tanaman berbunga, maka umumnya setelah itu akan berbuah. Tetapi mungkin pada kenyataannya Anda akan menemukan sebatang tanaman yang berbunga lebat tetapi setelah itu tidak membentuk buah. Hal tersebut bisa menjadi permasalahan ilmiah, yaitu mengapa tanaman yang berbunga lebat tidak bisa membentuk buah?

Mengumpulkan Data

Setelah masalah dapat dirumuskan, kita mulai mengumpulkan data atau keterangan. Pengumpulan data dapat dilakukan melalui pengamatan langsung (observasi) atau secara kepustakaan (membaca buku-buku hasil penelitian sebelumnya).

Merumuskan Hipotesis

Hipotesis merupakan suatu ide atau dugaan sementara tentang penyelesaian masalah yang diajukan dalam proyek ilmiah. Misalnya, tanaman tersebut tidak dapat berbuah karena setelah berbunga tidak terjadi penyerbukan karena hewan-hewan polinator seperti lebah dan kupu-kupu tidak dijumpai di daerah tersebut. Hipotesis dirumuskan atau dinyatakan sebelum penelitian yang saksama atas topik proyek ilmiah dilakukan, karenaya kebenaran hipotesis ini perlu diuji lebih lanjut melaluipenelitian yang saksama. Hal yang perlu diingat, jika menurut hasil pengujian ternyata hipotesis tidak benar bukan berarti penelitian yang dilakukan salah.

Melakukan Penelitian atau Eksperimen

Eksperimen adalah percobaan yang dilakukan untuk menguji hipotesis yang sudah ada. Eksperimen terlebih dahulu direncanakan sebelum dilakukan. Pelaksanaan eksperimen adalah proses penelitian yang menghasilkan data-data eksperimen yang akan dianalisis untuk membuktikan kebenaran hipotesis yang sudah dirumuskan. Di dalam percobaan diperlukan sebuah metode, yaitu pemaparan mengenai hal-hal yang akan dikerjakan beserta alat dan bahan serta langkah-langkahnya. Contohnya adalah dengan mendatangkan lebah atau kupu-kupu untuk membantu penyerbukan bunga-bunga tersebut. Dalam percobaan diamati apakah benar setelah didatangkan lebah dan kupu-kupu kemudian terjadi penyerbukan dan terbentuk buah.

Mengolah dan Menganalisis

Data yang Anda peroleh dapat berupa data kuantitatif (berupa angka-angka, misalnya tinggi, berat, panjang, luas, kandungan zat, dan sebagainya) maupun kualitatif (misalnya warna, tekstur, bentuk, dan sebagainya). Anda harus menggunakan alat ukur yang tepat dan standar sehingga diperoleh data kuantitatif yang akurat. Data yang diperoleh kemudian dianalisis, ditafsirkan, dan jika perlu diuji secara statistik sebagai dasar untuk menolak atau menerima hipotesis yang telah diajukan.

Menarik Kesimpulan

Kesimpulan diambil berdasarkan data-data yang telah dianalisis dan diuji untuk menerima atau menolak hipotesis yang diajukan. Hipotesis diterima bila data-data yang dikimpulkan sesuai/mendukung pernyataan dalam hipotesis. Sebaliknya bila data-data tidak sesuai maka hipotesis harus ditolak. Misalnya, setelah didatangkan lebah dan kupu-kupu ternyata tanaman tersebut dapat membentuk buah. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tanaman berbunga lebat trsebut tidak dapat membentuk buah karena di lingkungannya tidak ada hewan-hewan polinator.
Memublikasikan Hasil
Memublikasikan hasil adalah menginformasikan pada orang lain hasil dari eksperimen yang telah dilakukan agar orang lain mengetahui atau dapat mengujicobakan kembali. Memublikasikan hasil dapat dilakukan dengan menyusun laporan hasil peneltian (laporan ilmiah), menerbitkan dalam jurnal penelitian, atau koran sekolah.

Manfaat metode ilmiah

Manfaat metode ilmiah antara lain sebagai berikut.

  • Membantu memecahkan permasalahan dengan penalaran dan pembuktian yang memuaskan.
  • Menguji ulang hasil penelitian orang lain sehingga diperoleh kebenaran yang objektif.
  • Memecahkan dan menemukan jawaban rahasia alam yang sebelumnya sudah menjadi teka-teki.

Artikel menarik lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *