Klasifikasi Gymnospermae

Gymnosperma diklasifikasikan menjadi empat filum. Tiga yang pertama Coniferophyta, Cycadophyta, dan Gingkophyta serupa dalam produksi mereka mempunyai kambium sekunder (sel yang menghasilkan sistem vaskular batang atau batang dan sebagian khusus untuk transportasi air) dan pola pembangunan mereka benih. Namun, tiga filum tidak terkait erat filogenetis satu sama lain. Filum keempat Gnetophyta dianggap kelompok yang paling dekat dengan angiosperma karena mereka menghasilkan jaringan xylem.

Melinjo merupakan Gnetophyta

Melinjo merupakan Gnetophyta

Klasifikasi Gymnospermae

 

Gymnospermae dibedakan menjadi empat filum, yaitu sebagai berikut.

  1. Cycadophyta, merupakan tyumbuhan primitif, biasanya hidup di daerah tropik dan subtropik. Contoh: Cycas rumphii (pakis haji), Cycas revoluta, Dion edula, Zamia floridana, dan Encephalartos transvenosus.
  2. Ginkgophyta, hanya ada satu spesies yaitu Ginkgo biloba, memiliki batang tinggi, daun berbentuk kipas, dan tangkai daun panjang.
  3. Coniferophyta atau Pinophyta, biji konifernya berkembang dalam runjung. Contoh: Pinus sp., Agathis dammara, Pseudotsuga menziesii, Juniperus, Araucaria, Taxus, dan Podocarpus.
  4. Gnetophyta, batang berkayu dan bunga berkelamin tunggal. Anggota Gnetophyta berupa perdu, liana (tumbuhan pemanjat), dan pohon. Contoh: Gnetum gnemon (melinjo), Ephedra alitilis, dan Welwitschia mirabilis.

 

Artikel menarik lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *