Kegunaan Unsur Selenium dan Sejarah Unsur Selenium

Nama unsur selenium berasal dari kata Yunani untuk bulan, selene. Unsur Selenium mempunyai:

  • Nomor atom: 34
  • Berat atom: 78.96 ≈ 79
  • Titik lebur: 493,65 K (220,5 ° C atau 428,9 ° F)
  • Titik didih: 958 K (685 ° C atau 1265 ° F)
  • Kepadatan: 4,809 gram per sentimeter kubik
  • Fasa pada Suhu Kamar: Padat
  • Klasifikasi unsur: Non-logam
  • Nomor periode: 4
  • Nomor golongan: VIA
  • Nama Grup: Khalkogen
  • Perkiraan kelimpahan di kerak bumi: 5 × 10-2 miligram per kilogram
  • Perkiraan kelimpahan di laut: 2 × 10-4 miligram per liter
  • Jumlah Isotop Stabil: 6
  • Energi ionisasi: 9,752 eV
  • Bilangan oksidasi: +6, +4, -2
  • Konfigurasi elektron: 1s2 2s2 2P6 3S2 3P6 3d10 4s2 4p4

 

Selenium digunakan untuk membuat sel surya

Selenium digunakan untuk membuat sel surya

Sejarah

Selenium ditemukan oleh Jöns Jacob Berzelius, ahli kimia Swedia, pada tahun 1817 setelah menganalisis pengotor yang mencemari asam sulfat (H2SO4) yang diproduksi di sebuah pabrik tertentu di Swedia. Awalnya percaya bahan ini telurium, Berzelius akhirnya menyadari bahwa itu sebenarnya elemen yang sebelumnya tidak diketahui. Selenium terjadi pada mineral seperti eucairite (CuAgSe), crooksite (CuThSe) dan clausthalite (PbSe), tetapi mineral ini terlalu langka untuk digunakan sebagai sumber utama selenium. Saat ini, sebagian besar selenium diperoleh sebagai produk sampingan dari penyulingan tembaga.

Kegunaan Selenium

Resistensi Selenium terhadap aliran listrik sangat dipengaruhi oleh jumlah cahaya yang bersinar di atasnya. Terangnya cahaya, selenium yang lebih baik melakukan listrik. Properti ini telah membuat selenium yang berguna dalam perangkat yang merespon intensitas cahaya, seperti mata listrik, sel foto, meter ringan untuk kamera dan mesin fotokopi. Selenium juga dapat menghasilkan listrik langsung dari sinar matahari dan digunakan dalam sel surya. Selenium juga semikonduktor dan digunakan dalam beberapa jenis elektronik serta rectifier, perangkat yang mengkonversi bolak arus listrik menjadi listrik arus searah. Selain penggunaannya dalam perangkat listrik, selenium juga digunakan untuk membuat warna ruby-merah dalam gelas dan enamel, sebagai toner fotografi dan sebagai aditif untuk stainless steel.

Artikel menarik lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *