Kegunaan Unsur Aktinium dan Sejarah Aktinium

Nama unsur ini berasal dari kata Yunani untuk balok atau ray, Aktis. Unsur Aktinium mempunyai:

  • Nomor atom: 89
  • Berat atom: 227
  • Titik lebur: 1324 K (1051 ° C atau 1924 ° F)
  • Titik didih: 3471 K (3198 ° C atau 5788 ° F)
  • Kepadatan: 10,07 gram/cm3
  • Fasa pada Suhu Kamar: Padat
  • Klasifikasi unsur: Logam
  • Nomor periode: 7
  • Nomor golongan: –
  • Nama golongan: Aktinida
  • Perkiraan Kelimpahan di kerak bumi: 5,5 × 10-10 miligram per kilogram
  • Jumlah Isotop Stabil: 0
  • Energi Ionisasi: 5.17 eV
  • Bilangan oksidasi: +3
Aktinium

Aktinium

 

Sejarah dan Kegunaan

Aktinium ditemukan pada tahun 1899 oleh André-Louis Debierne, seorang ahli kimia Perancis, sementara bereksperimen dengan metode baru memisahkan oksida tanah langka. Friedrich Otto Giesel independen menemukan Aktinium tahun 1902.

Aktinium adalah unsur langka yang ada dalam bijih uranium dalam jumlah kecil, tetapi biasanya lebih murah dan lebih mudah untuk membuat Aktinium bila dibutuhkan dengan menembaki radium dengan neutron dalam reaktor nuklir.

Aktinium isotop paling stabil, aktinium-227, memiliki paruh 21,77 tahun. Meluruh ke fransium-223 melalui peluruhan alfa atau ke thorium-227 melalui peluruhan beta.

Aktinium tidak memiliki aplikasi komersial yang signifikan, meskipun digunakan dalam produksi neutron.

Artikel menarik lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *