Kegunaan Silikon dan Sifat-sifatnya

Silikon adalah unsur elektropositif paling melimpah di kerak Bumi. Ini adalah metalloid, unsur logam yang mengkilap dan sangat rapuh. Hal ini biasanya tetravalen dalam senyawanya, meskipun kadang-kadang bivalen, dan bersifat elektropositif. Silikon alami memiliki isotop 2,2% dari silikon 28, 4,7% silikon 29 dan 3,1% silikon 30. Selain dari yang isotop alami yang stabil, berbagai isotop radioktiif buatan. Silikon  memiliki sifat fisik metaloid, mirip dengan germanium, yang terletak di bawahnya dalam golongan IVA dari tabel periodik. Silikon merupakan semikonduktor.

 

Chips komputer terbuat dari silikon

Chips komputer terbuat dari silikon

Silikon merupakan unsur kedua terbanyak yang terdapat di muka bumi,yaitu sekitar 28%. Meskipun berlimpah akan tetapi silikon tidak ditemukan dalam bentuk alaminya, melainkan terdapat dalam mineral silikat dan sebagai silika (SiO2). Kuarsa merupakan salah satu bentuk kristal SiO2 murni, sedangkan pasir, agata (akik), oniks, opal, ametis, dan flint merupakan SiO2 dengan suatu bahan pengotor dalam jumlah runut. Silikon dapat diperoleh dengan cara mencampurkan silika dan kokas (sebagai reduktor) dan memanaskannya di dalam tanur listrik pada suhu sekitar 3.000 °C.

Reaksi: SiO2(l) + C(s) → Si(l) + 2 CO(g)

Kegunaan Silikon

  • Silikon umumnya digunakan untuk membuat transistor, chips computer, dan sel surya. Sedangkan berbagai senyawa silikon digunakan di banyak industri.
  • Silika dan silikat digunakan untuk membuat gelas, keramik, porselin, dan semen.
  • Silikon yang bereaksi dengan karbon membentuk karbida (SiC) yang bersifat inert, sangat keras dan tidak dapat melebur, banyak digunakan dalam peralatan pemotong dan pengampelas.
  • Silika gel bersifat higroskopis sehingga banyak digunakan untuk pengering dalam berbagai macam produk

Artikel menarik lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *