Kegunaan Senyawa Iodin bagi Manusia

Iodin adalah unsur terberat dari halogen. Halogen berada di golongan VIIA dari tabel periodik. Tabel periodik adalah tabel yang menunjukkan bagaimana unsur-unsur kimia yang terkait satu sama lain. Sifat kimia Iodin adalah mirip dengan halogen yang lebih ringan di atasnya, seperti fluorin, klorin, dan bromin. Tapi sifat fisiknya sangat berbeda. Padatan Iodin berwarna abu-abu yang berubah menjadi uap ungu ketika dipanaskan. Iodin ditemukan pada tahun 1811 oleh kimiawan Perancis Bernard Courtois (1777-1838). Unsur ini terdapati pada air laut dan padatan terbentuk ketika air laut menguap.

Senyawa Iodin sebagai zat anti septik

Senyawa Iodin sebagai zat anti septik

Senyawa iodin yang paling banyak ditemukan adalah NaNIO3 yang bercampur dengan NaNO3. Iodin meskipun padat, tetapi mudah menyublim karena mempunyai tekanan uap yang tinggi. Dalam skala industri, iodin diperoleh dengan mereaksikan NaIO3 dengan natrium bisulfit (NaHSO3). Endapan I2 yang didapat, disaring dan dimurnikan.

Reaksi: 2 NaIO3 + 5 NaHSO3 → 3 NaHSO4 + 2 Na2SO4 + H2O + I2

Kegunaan senyawa iodin, antara lain:

  1. I2 dalam alkohol, digunakan sebagai antiseptik luka agar tidak terkena infeksi.
  2. KIO3, sebagai tambahan Iodin dalam garam dapur.
  3. I2, digunakan untuk mengetes amilum dalam industri tepung.
  4. NaI, bila ditambahkan pada garam dapur dapat digunakan untuk mengurangi kekurangan Iodin yang akan menyebabkan penyakit gondok.
  5. Iodoform (CHI3), sebagai disinfektan untuk mengobati borok.

Artikel menarik lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *