Kegunaan Radioaktif sebagai Perunut (Pelacak)

Isotop radioaktif memiliki banyak aplikasi yang berguna dalam berbagai situasi, misalnya, mereka dapat digunakan dalam tanaman atau hewan untuk mengikuti pergerakan bahan kimia tertentu. Dalam pengobatan, mereka memiliki banyak kegunaan, seperti pencitraan, yang digunakan sebagai perunut untuk mengidentifikasi proses tubuh normal, pengujian obat baru dan melakukan penelitian ke dalam obat untuk penyakit. Kegunaan radioaktif sebagai perunut antara lain sebagai berikut

 

tomography emisi positron (PET) Scanner untuk mengetahui  aliran darah, penggunaan oksigen dan penggunaan glukosa (Radioaktif C, N, O dan F)

Tomography emisi positron (PET) Scanner untuk mengetahui aliran darah, penggunaan oksigen dan penggunaan glukosa (Radioaktif C, N, O dan F)

Bidang Kedokteran

Digunakan sebagai perunut untuk mendeteksi berbagai jenis penyakit, antara lain:

  • 24Na, mendeteksi adanya gangguan peredaran darah.
  • 59Fe, mengukur laju pembentukan sel darah merah.
  • 11C, mengetahui metabolisme secara umum.
  • 131I, mendeteksi kerusakan pada kelenjar tiroid.
  • 32P, mendeteksi penyakit mata, liver, dan adanya tumor.

 

Bidang Industri

 

Digunakan untuk meningkatkan kualitas produksi, seperti pada:

  • Industri makanan, sinar gama untuk mengawetkan makanan, membunuh mikroorganisme yang menyebabkan pembusukan pada sayur dan buahbuahan.
  • Industri metalurgi, digunakan untuk mendeteksi rongga udara pada besi cor, mendeteksi sambungan pipa saluran air, keretakan pada pesawat terbang, dan lain-lain.
  • Industri kertas, mengukur ketebalan kertas.
  • Industri otomotif, mempelajari pengaruh oli dan aditif pada mesin selama mesin bekerja.

 

Bidang Hidrologi

  • 24Na dan 131I, digunakan untuk mengetahui kecepatan aliran air sungai.
  • Menyelidiki kebocoran pipa air bawah tanah.
  • 14C dan 13C, menentukan umur dan asal air tanah.

 

Bidang Kimia

Digunakan untuk analisis penelusuran mekanisme reaksi kimia, seperti:

  • Dengan bantuan isotop oksigen–18 sebagai atom perunut, dapat ditentukan asal molekul air yang terbentuk.
  • Analisis pengaktifan neutron.
  • Sumber radiasi dan sebagai katalis pada suatu reaksi kimia.
  • Pembuatan unsur-unsur baru.

 

Bidang Biologi

  • Mengubah sifat gen dengan cara memberikan sinar radiasi pada gen-gentertentu.
  • Menentukan kecepatan pembentukan senyawa pada proses fotosintesis menggunakan radioisotop C–14.
  • Meneliti gerakan air di dalam batang tanaman.
  • Mengetahui ATP sebagai penyimpan energi dalam tubuh dengan menggunakan radioisotop 38F.

 

Bidang Pertanian

  • 37P dan 14C, mengetahui tempat pemupukan yang tepat.
  • 32P, mempelajari arah dan kemampuan tentang serangga hama.
  • Mutasi gen atau pemuliaan tanaman.
  • 14C dan 18O, mengetahui metabolisme dan proses fotosintesis.

 

Bidang Peternakan

  • Mengkaji efisiensi pemanfaatan pakan untuk produksi ternak.
  • Mengungkapkan informasi dasar kimia dan biologi maupun antikualitas pada pakan ternak.
  • 32P dan 35S, untuk pengukuran jumlah dan laju sintesis protein di dalam usus besar.
  • 14C dan 3H, untuk pengukuran produksi serta proporsi asam lemak mudah menguap di dalam usus besar.

Artikel menarik lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *