Kegunaan Logam Skandium dan Sejarah Skandium

Nama unsur Skandium diinamakan untuk Skandinavia. Skandium ditemukan oleh Lars Fredrik Nilson, seorang ahli kimia Swedia, pada tahun 1879 ketika mencoba untuk menghasilkan sampel Itterbia murni dari 10 kilogram dari euksenit mineral ((Y, Ca, Er, La, Ce, U, Th) (Nb, Ta , Ti) 2O6). Skandium dapat diperoleh dari mineral thortveitite ((Sc, Y) 2Si2O7), bazzite (Be3 (Sc, Al) 2Si6O18) dan wiikite, tapi biasanya diperoleh sebagai produk sampingan dari penyulingan uranium. Logam Skandium pertama kali diproduksi pada 1937 dan 0,45 kilogram dari skandium murni diproduksi pada tahun 1960.

Skandium diaplikasikan dalam industri penerbangan.

Skandium diaplikasikan dalam industri penerbangan.

Logam Skandium dapat digunakan untuk:

  1. Skandium adalah lembut, logam ringan yang mungkin memiliki aplikasi dalam industri penerbangan.
  2. Paduan dari skandium dan aluminium digunakan dalam beberapa jenis peralatan olahraga, seperti aluminium kelelawar bisbol, frame sepeda dan tongkat lacrosse.
  3. Paduan skandium dan aluminium akan menjadi penting dalam pembuatan sel bahan bakar.

 

Para ilmuwan hanya mempelajari beberapa senyawa skandium. Sekitar 20 kilogram (44 pon) skandium oksida (Sc2O3), juga dikenal sebagai scandia, digunakan setiap tahun di Amerika Serikat dalam produksi lampu intensitas tinggi. Skandium iodida (ScI3) ditambahkan ke lampu uap merkuri sehingga mereka akan memancarkan cahaya yang mirip sinar matahari.

Artikel menarik lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *