Jelaskan ciri-ciri Basidiomycota

Anda sudah kenal dengan jamur kuping. Jamur ini merupakan contoh dari Basidiomycota. Bagaimana ciri-ciri Basidiomycota. Berikut di bawah ini akan dijelaskan ciri-ciri Basidiomycota.

Ciri-ciri Basidiomycota adalah:

  1. Reproduksi secara seksual (dengan askospora) dan aseksual (konidia).
  2. Ada yang brsifat parasit, saprofit, dan ada yang bersimbiosis dengan ganggang hijau dan ganggang biru membentuk lumut kerak.
  3. Hifanya bersekat, mengandung inti haploid.
  4. Mempunyai tubuh buah yang bentuknya seperti payung yang terdiri dari bagian batang dan tudung. Pada bagian bawah tudung tampak adanya lembaran-lembaran (bilah) yang merupakan tempat terbentuknya basidium. Tubuh buah disebut basidiokarp.

 

Dari ke-4 ciri di atas bahwa seluruh jamur Basidiomycota memiliki struktur tubuh bersel banyak (multiseluler) dengan hifa bersekat. Hifa bercabang-cabang membentuk miselium. Miselium tersusun padat membentuk tubuh buah makroskopis, namun ada pula yang tidak membentuk tubuh buah.

Tubuh buah Basidiomycota disebut dasidiokarp atau basidiokarpus. Bentuk basidiokarp bervariasi, antara lain seperti payung, lingkaran, kancing, atau telinga manusia. Pada bagian bawah payungterdapat bilah-bilah berbentuk lembaran seperti insang tempat basidium menghasilkan basidiospora sebagai alat reproduksi secara generatifnya. Jumlah basidiospora yang dihasilkan bisa mencapai miliaran. Stinkhorn merupakan Basidiomycota yang menghasilkan sekumpulan basidiospora yang berlendir, lengket, dan berbau busuk sehingga menarik lalat atau serangga lain untuk membantu spora jamur.

Jamur kuping biasanya tumbuh liar di pohon tumbang atau batang kayu kering. Tetapi saat ini, sesudah diketahui manfaatnya untuk penyembuhan, jamur ini banyak dibudidayakan dikarenakan banyak diperlukan. Sebanyak hasil penelitian juga menunjukkan manfaat jamur kuping untuk menyembuhkan bermacam penyakit.

Artikel menarik lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *