Jelaskan cara perkembangbiakan lumut

Pada tulisan ini akan dijelaskan cara perkembangbiakan lumut antara lain sebagai berikut:

1). Spora tumbuh menjadi benang-benang halus yang disebut protonema.

2). Protonema mempunyai kuncup pada beberapa bagiannya. Kuncup ini kemudian tumbuh menjadi tumbuhan lumut.

3). Setelah dewasa, tumbuhan lumut akan menghasilkan alat kelamin jantan yang disebut anteredium yang didalamnya terdapat sel kelamin jantan (spermatozoid) dan alat kelamin betina yang disebut arkegonium yang didalamnya terdapat sel telur (ovum)

4). Kemudian, sperma membuahi ovum sehingga menghasilkan zigot-zigot kemudian zigot tumbuh menjadi sporogonium yang terdiri atas tangkai dengan kotak spora di bagian ujungnya.

5). Sporogonium menghasilkan spora. Demikian seterusnya sehingga membentuk daur hidup.

Tumbuhan lumut yang ada di indonesia ada 1500 species, namun belum banyak orang yang mau meneliti dan mengkaji potensi yang dimiliki tumbuhan lumut di indonesia. Sebagai tumbuhan tingkat rendah, lumut memiliki fungsi yang tidak kalah penting dibanding tumbuhan lain. Beberapa jenis bryophyta selain berfungsi sebagai tumbuhan perintis, juga bermanfaat untuk pengobatan dan bernilai estetis sebagai tanaman hias.

Berdasarkan bentuk tubuhnya, lumut dapat dibedakan menjadi tiga kelompok (devisi/kelas), yaitu lumut hati, lumut tanduk, dan lumut sejati. Tumbuhan lumut tidak berperan langsung dalam kehidupan manusia, tetapi ada spesies tertentu yang dimanfaatkan oleh penduduk untuk mengobati hepatitis, yaitu Marchantia polymorpha. Selain itu jenis-jenis lumut gambut dari genus sphagnum dapat digunakan sebagai pembalut atau pengganti kapas. Beberapa spesies Sphagnum dapat digunakan sebagai obat kulit dan mata.

Artikel menarik lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *