Hakikat Ilmu Kimia Sebagai Central Science

Dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari manusia, baik kebutuhan pangan, papan, dan sandang dari yang sederhana sampai yang mewah diperlukan inovasi dan kreasi dariĀ  manusia. Faktor yang mendukung kearah tersebut adalah ilmu. Ilmu sangat banyak ragamnya yang salah satunya adalah ilmu kimia. Ilmu kimia ini memegang peranan yang sangat penting bagi kehidupan manusia, karena dalam kehidupan sehari-hari manusia tidak akan lepas dari produk kimia maupun proses kimia.

hakikat ilmu kimia

hakikat ilmu kimia

Pengertian Materi

Para ahli kimia, telah mendefinisikan bahwa ilmu kimia adalah ilmu yang mempelajari materi dan perubahannya serta energi yang menyertainya. Yang harus diperhatikan pada konsep materi ini. Materi adalah segala sesuatu yang mempunyai massa dan menempati volume atau ruang serta dapat diindentifikasi oleh salah satu dari lima panca indera manusia, yakni dapat dicium, dilihat, diraba, dirasakan, dan didengar. Udara termasuk materi karena keberadaannya dapat dirasakan.

Struktur dan Sifat Materi

Materi yang dipelajari dalam ilmu kimia mencakup dua hal yaitu struktur materi dan sifat materi. Struktur materi ini berhubungan dengan zat penyusun materi, ikatan zat penyusun materi maupun komposisi penyusun materi. Misalnya dalam materi air yang mempunyai rumus molekul H2O. Air tersusun oleh unsur hidrogen (H) dan oksigen (O). Adapun jenis ikatan antara hidrogen dan oksigen pada molekul air adalah ikatan kovalen tunggal, yang mana pasangan elektron digunakan secara bersama untuk membentuk sebuah ikatan. Dalam molekul air terdapat dua ikatan kovalen tunggal. Sedangkan komposisi antara massa hidrogen dan oksigen dalam molekul air memenuhi hukum perbandingan massa yakni massa hidrogen : massa oksigen = 1 : 2. Sifat materi dalam hal ini adalah sifat fisika dan sifat kimia. Sifat fisika berhubungan dengan wujud materi (padat, cair, gas), sedangkan sifat kimia berhubungan dengan kereaktifan materi tersebut.

Perubahan Materi

Materi dapat berubah. Perubahan materi ada yang menghasilkan zat yang baru dengan sifat yang baru, perubahan ini disebut dengan perubahan kimia atau istilah lainnya adalah reaksi kimia. Perubahan kimia dapat ditemukan pada proses di dalam tubuh manusia, maupun proses di luar tubuh manusia. Dalam tubuh manusia, misalnya proses pernafasan (respirasi), proses metabolisme, proses pembakaran, dan lainnya. Begitupun pada tumbuhan terjadi proses fotosintesa dalam zat hijau daun. Hampir sebagian besar di alam terjadi proses perubahan kimia. Perubahan fisika hanya terjadi pada perubahan wujudnya saja, misalnya dari cair menjadi padat atau sebaliknya, dari cair menjadi gas atau sebaliknya, atau dari padat menjadi gas atau sebaliknya. Contoh sederhana adalah sebongkah es yang mencair, kemudian apabila dipanaskan akan menjadi uap air.

Energi materi

Energi yang terkandung pada suatu materi dikenal dengan entalpi. Adapun energi yang dimiliki pada sebuah materi termasuk kepada energi potensial. Perubahan kimia senantiasa disertai dengan perubahan energi yang menjadikan sistem itu bertambah energinya atau sebaliknya menjadi berkurang.

Ilmu kimia sebagai Central Science

Science dalam bahasa Indonesia yang berarti ilmu pengetahuan alam (IPA), terdiri dari lima cabang macam ilmu, yaitu Biologi, Fisika, Kimia, Geologi, dan Astronomi. Bidang kajian dari masing-masing ilmu tersebut berbeda. Dari kelima bagian science tersebut ilmu kimia disebut sebagai central sciencenya. Ilmu kimia disebut central science karena ilmu kimia merupakan ilmu penghantar atau pembuka bagi ilmu pengetahuan yang lainnya. Keempat cabang ilmu alam tersebut memerlukan disiplin ilmu kimia untuk menunjangnya.

Artikel menarik lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *