Gas yang dapat menyebabkan korosi

Korosi memiliki dampak negatif bagi kehidupan manusia, misalnya korosi pada pagar. Korosi disebabkan adanya air dan gas. Sebutkan  gas yang dapat menyebabkan korosi?

Pasangan gas yang dapat menyebabkan korosi adalah gas belerang dioksida (SO2) dan gas nitrogen dioksida (NO2) , Pada lingkungan yang lembab gas SO2 dapat membentuk H2SO4 dan NO2 membentuk HNO3 yang sifatnya korosif terhadap benda-benda terutama benda yang terbuat dari logam. Salah satu cara praktis yang dilakukan untuk mencegah korosi adalah dengan pengecatan. Cara ini adalah bertujuan untuk mencegah kontak langsung antara kedua senyawa penyebab korosi dengan logam.

Apa itu korosi? Korosi adalah reaksi redoks antara suatu logam dengan berbagai zat di lingkungannya yang menghasilkan senyawa-senyawa yang tak dikehendaki. Dalam bahasa sehari-hari, korosi disebut perkaratan. Contoh korosi yang paling lazim adalah perkaratan besi.Pada peristiwa korosi, logam mengalami oksidasi, sedangkan oksigen (udara) mengalami reduksi. Karat logam umumnya adalah berupa oksida dan karbonat. Rumus kimia karat besi adalah Fe2O3. xH2O, suatu zat padat yang berwarna coklat-merah.

Berdasarkan proses terjadinya korosi, maka ada 2 cara yang dapat dilakukan untuk mencegah korosi, yaitu perlindungan mekanis dan perlindungan elektrokimia. Perlindungan mekanis ialah mencegah agar permukaan logam tidak bersentuhan langsung dengan udara. Untuk jangka waktu yang pendek, cara ini dapat dilakukan dengan mengoleskan lemak pada permukaan logam. Untuk jangka waktu yang agak lama, dapat dilakukan dengan pengecatan.

Artikel menarik lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *